Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Inilah Delapan Poin Penting dalam Kesepakatan Penetapan Tapal Batas Bitung – Minut

Tonny Sumakul   |   13 Agustus 2012 – 21:13 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – Tapal batas antara wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), akhirnya disepakati melalui penandatanganan hasil penetapan dan penegasan datas daerah, yang dilakukan langsung Bupati Minut Drs. Sompie Singal dan Wakil Walikota Bitung Drs. Max Lomban, Senin (13/8).

Dalam berita penandatanganan kesepakatan tapal batas yang dihadiri Dirjen PUM Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Made Suwandi, M.Soc,Sc dan Wagub Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Djouhari Kansil MPd, menurut Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Setdaprov Sulut Dr. Noudy R.P Tendean SIP. MSi, memuat delapan poin penting yang harus di laksanakan dan ditaati bersama Pemkab Minut dan Pemkot Bitung.

Berikut, inilah delapan poin kesepakatan penetapan dan penegasan batas wilayah Minut – Bitung:

1. Bahwa batas yang disepakati adalah dari arah selatan tepatnya di titik bekas pilar dekat batu kembar (PBU 30) pada pasong/ sungai Tendeki menuju ke arah utara menyusuri batas-batas kebun sampai perumahan Tamporok (P1) terus ke arah timur sampai lorong ke empat (P2) terus ketemu pertigaan lorong ketiga (P3) ke arah utara sampai ketemu jalan provinsi (P4) ke arah barat ketemu perempatan lorong ke empat (P5) ke arah utara sampai pertigaan (P6) ke arah barat sampai ketemu jalan provinsi (P7) ke ara barat mengikuti jalan provinsi sampai di jembatan (PBU 31) yang ada di pasong/ sungai Lumingketut bawah terus menyusuri sungai Lumingketut bawah sampai puncak gunung Klabat. (Peta Kesepakatan Batas Terlampir)

2. Bak air yang ada di samping sungai Lumingketut bawah, menjadi aset/ milik dan tanggungjawab dari Pemerintah Kota Bitung dan dapat dipergunakan bersama oleh masyarakat di kedua daerah tersebut.

3. Tempat Pemakaman Umum yang berada di wilayah Kelurahan Tendeki Kecamatan Matuari kota Bitung, dipergunakan bersama antara kedua daerah tersebut.

4. Tanah dan Bangunan Pusksmas Pembantu yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, menjadi aset/ milik dan tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

5. Dalam rangka Menjaga Ketertiban dan Keamanan di Wilayah Perbatasan, kedua pemerintah perlu mensosialisasikan tentang keputusan batas daerah ini dan menghimbau kepada masyarakat di kedua daerah untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

6. Kesepakatan bersama ini akan ditindaklanjuti dengan pembuatan peta batas dan pemasangan pilar batas.

7. Biaya pembuatan peta batas dan pemasangan pilar batas ditanggung oleh Pemerintah kota Bitung dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan difasilitasi oleh Tim Penetapan dan Penegasan Batas Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

8. Kedua belah pihak wajib mentaati hasil kesepakatan bersama ini dan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.

(sumber: Biro Pemerintahan dan Humas Pemprov Sulut)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading