Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan, Manado Siar

Jamsostek Cabang Sulut Santuni 13.088 Kasus

Redaksi Manado Today   |   21 April 2011 – 22:47 WITA

Manado Today – Jamsostek Cabang Sulawesi Utara (Sulut) hingga Maret 2011 sudah membayar jaminan kepada pekerja di daerah ini sebesar Rp7,86 miliar dengan 13.088 kasus, terdiri atas kecelakaan kerja, kematian, jaminan hari tua dan jaminan kesehatan.
“Sekitar 80 persen dari dana yang dibayarkan kepada pekerja tersebut, merupakan jaminan hari tua (JHT), kepada 683 pekerja direalisasikan sebesar Rp6,34 miliar,” kata Kepala Jamsostek Sulut, Arief Budiarto di Manado, Kamis.
Arief mengatakan, program JHT merupakan jaminan kepada pekerja mulai diterima bekerja di suatu perusahaan hingga berhenti, karena itu meski hanya 683 pekerja, tetapi jumlahnya mencapai Rp6,34 miliar.
“Setiap bulan perusahaan menyetorkan dana tertentu, di mana sepersekian persen di antaranya untuk JHT, dan karena terakumulasi cukup lama sehingga ketika dibayarkan nominalnya cukup besar, itu yang membuat JHT jadi miliaran rupiah,” kata Arief.
Menurut dia, yang cukup besar juga, yakni jaminan pemeliharaan kesehataan (JPK), di mana hingga Maret sudah tercatat sebesar Rp1,02 miliar, jumlah tersebut terakumulasi dari 12.395 kasus kesehatan pekerja.
Sementara jaminan kematian atau JKM, meski hanya empat kasus tetapi Jamsostek sudah merealisasikan hingga Maret sebesar Rp319 juta, dan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dari enam kasus dibayarkan Rp178,25 juta.
Realisasi terbayar sebesar Rp7,8 miliar tersebut berarti sudah mencapai 109,4 persen dari target anggaran pembayaran jaminan program paket periode laporan.
Sedangkan dihitung dari target tahunan, kata Arief realisasi sebesar Rp7,8 miliar, berarti sudah mencapai 18,23 persen dari total anggaran setahun sebesar Rp43,11 miliar.
“Target tahunan sebesar Rp43,11 miliar tersebut, bukan harga mati, karena jaminan di atas jumlah tersebut tetap akan dibayarkan Jamsostek,” kata Arief.
Jamsostek mengimbau perusahaan yang belum mengikutsertakan pekerja agar ikut dalam program penjaminan sebab hal ini merupakan amanah undang undang.
“Selain diatur dalam undang undang tentang perlindungan pekerja, menjaminkan pekerja merupakan kewajiban moral kepada sesama manusia, sehingga ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan tidak menimbulkan beban,” kata Arief.
Peserta Jamsostek di Sulut hingga saat ini berkisar 60 hingga 70 persen dari seluruh perusahaan yang wajib ikut program jaminan pekerja.
Sosialisasi terus dilakukan Jamsostek agar semua perusahaan ikut dalam program penjaminan pekerja, karena dengan demikian memberikan kepastian hidup kepada pekerja perusahaan di Sulut. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading