Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Januari, Neraca Perdagangan Sulut Defisit 20,05 Juta Dolar

Redaksi Manado Today   |   3 Maret 2011 – 00:20 WITA

Manado TodayNeraca perdagangan Sulawesi Utara (Sulut) dengan luar negeri pada Januari 2011 mengalami defisit 20,05 juta dolar AS, menyusul nilai impor lebih tinggi dibanding perolehan devisa ekspor.

“Nilai impor Sulut Januari 2011 mencapai 22,09 juta dolar AS, sementara realisasi ekspor hanya 2,03 juta dolar AS, sehingga tercipta defisit untuk pertama kali,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dantes Simbolon di Manado, Rabu.

Meningkatnya nilai impor ke daerah ini, katanya, terutama karena pembelian barang mesin pesawat mekanik oleh maskapai penerbangan dengan nilai cukup besar. Pembelian peralatan pesawat tercatat mencapai 13,17 juta dolar AS atau 59,6 persen dari total impor tahun ini.

Dia mengatakan, dengan capaian nilai impor sebesar 22,09 juta dolar AS pada awal tahun ini, berarti sudah sekitar 31 persen dibandingkan realisasi impor tahun 2010 yang sebesar 71,34 juta dolar AS. “Impor Januari tahun ini sebesar 22,09 juta dolar pada Januari 2011 mengalami kenaikan 4.347 persen dibandingkan Januari 2010 yang hanya tercatat 496,7 ribu dolar AS,” katanya.

Sementara itu, ekspor Sulut justru menurun cukup tajam pada awal tahun ini, dengan nilai perolehan hanya 2,03 juta dolar AS berarti merosot 78,88 persen dibanding posisi sama tahun lalu dan turun 96,81 persen dibandingkan realisasi Desember 2010. “Penurunan ekspor tersebut disebabkan terjadi penurunan untuk beberapa komoditas unggulan daerah ini seperti produk perikanan serta minyak,” kata Dantes.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sulut, Hanny Wajong mengatakan, kendati data BPS memperlihatkan defisit pada awal tahun, tetapi optimistis ekspor akan tumbuh lebih tinggi dari impor.

“Kontinuitas ekspor terjadi setiap bulan, sementara impor yang tinggi kemungkinan hanya terjadi pada Januari, di bulan-bulan selanjutnya tetap ada, hanya saja akan jauh lebih kecil ketimbang ekspor,” katanya. (ann/her)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading