Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Gorontalo

Jatim Belajar Jamkesman di Gorontalo

Staff Manado Today   |   22 Juli 2011 – 15:56 WITA

Gorontalo Today – Keseriusan pemerintah provinsi Gorontalo mengelola jaminan kesehatan mandiri (Jamkesman) di daerah itu membuahkan hasil. Gorontalo kini menjadi salah satu provinsi yang dinilai berhasil dalam sistim pengelolaan Jamkesman.

Tak heran bila, provinsi yang dikenal sebagai sentra produksi jagung ini menjadi tempat belajar bagi daerah lain di Indonesia.

Sebagai bukti, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur dan Gabungan Dewan Wali Amanah melakukan kunjungan ke Kota Gorontalo untuk mempelajari Puskesmas Wongkaditi dan Rumah Sakit Umum Daerah Prof Aloei Saboe dipilih menjadi dua lokasi peninjauan.

Kabid pengembangan sumber daya kesehatan Dinkes Jawa Timur Ali Imran Rosadi, Jumat hari ini mengungkapkan, meluasnya gaung Jamkesman di Kota Gorontalo terdengar sampai keluar daerah, membuat Dinkes Jatim tertarik untuk mempelajarinya.

“Jamkesman di Kota Gorontalo begitu terkenal, kami tertarik untuk menerapkannya di Jawa Timur,” tuturnya.

Ali Imran Rosadi yang juga menjabat sebagai Wakil etua Dewan KWali Amanah, menambahkan, di wilayahnya, tercatat masih 22 juta jiwa yang belum tersentuh asuransi kesehatan.

“Yang membuat kami tertarik adalah sistem Jamkesman yang m,enerapkan pola orang kaya membantu yang miskin, sehat membantu yang sakit. Ini merupakan semangat menggerakkan masyarakat di dalam membangun kesehatan,” katanya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Gorontalo Muhammad Kasim mengaku, menyambut baik apresiasi positif yang diberikan tim studi banding dari Jawa Timu. “Setelah satu tahun berjalan, Alhamdulillah Program Jamkesman mengalami banyak perubahan positif yang kemudian banyak diperhatian Dikes di provinsi lain, karena dianggap berbeda dan unik,” ujarnya.

Berbeda dengan jaminan lainnya yang ditanggung oleh APBN dan APBD, Jamkesman disangga oleh dana mandiri dari masyarakat, dengan premi 10 ribu rupiah per bulannya. Peserta Jamkesman di Kota Gorontalo tercatat mencapai 10 ribu orang, pada tahun ini ditargetkan meningkat dua kali lipat.(ant/dri)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading