Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Politik

Jelang Pilkada, Masyarakat Diminta Hindari Politik Uang

Redaksi Manado Today   |   13 Juli 2010 – 22:37 WITA

Manado Today – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada di Sulut, dinilai akan juga meningkatkan tensi politik di tengah masyarakat. Seiring dengan hal itu, Pemprov Sulut menghimbau masyarakat agar menghindari money politics atau politik uang, dalam ajang pesta demokrasi lima tahunan ini.
“Kami mengharapkan agar masyarakat untuk tidak menerima politik uang, dari siapapun calon yang maju di ajang Pilgub, ataupun diajang Pilkada di Kabupaten/Kota,” imbuh juru bicara Pemprov Sulut, Drs Roy Tumiwa, Selasa (13/07/2010).

Menurutnya adanya politik uang ini, hanya akan menimbulkan pilkada yang tidak nyaman, dan dinilai hanya akan membuingungkan masyarakat menjelang Pemilukada ini.

Namun dikatakan Tumiwa lagi, pemprov merasa masyarakat sudah tahu menilai dimana calon yang baik, untuk memimpin Sulut lima tahun kedepan. Dan pihaknya juga yakin masyarakat akan memilih sesuai hati nuraninya, tanpa ada paksaan ataupun hanya karena politik uang tersebut. “Kami yakin masyarakat Sulut sudah dewasa dalam berdemokrasi. Jadi politik uang tersebut, pasti tak akan mempengaruhi hati nurani masyarakat Sulut,” harap Tumiwa. (Ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading