Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Jembatan Darurat di Popontolen Tetap Dilintasi Kendaraan Berat

David Masengi   |   17 Oktober 2011 – 16:25 WITA

Manadotoday.com, Tumpaan – Kendati sudah ada pemberitahuan agar jembatan darurat di Popontolen hanya dapat dilintasi kendaraan dengan berat maksimal 7,5 ton, namun kenyataannya tak demikian. Pasalnya, hingga saat ini kendaraan berat seperti truk dan mobil tangki BBM yang diduga bermuatan melebihi 7,5 ton, terus saja melintas di jembatan yang sementara diperbaiki tersebut, tanpa ada pencegahan dari aparat kepolisian yang berjaga-jaga.

Sejumlah warga disekitar jembatan darurat tersebut mengungkapkan, mereka mengkhawatirkan kondisi itu, sebab bukan tak mungkin jembatan darurat tersebut bakal ambruk jika setiap harinya dilintasi oleh kendaraan bermuatan berat.

” Bila tidak segera ambil tindakan, jembatan yang akan dilintasi kendaraan yang muatannya melebihi kapasitas yakni melebihi 7,5 ton bakal ambruk. Dan nantinya akan merugikan warga yang ada terutama warga Minsel,” keluh Tino Limpong warga minsel, kepada manadotoday.

Terpisah, Kapolres Minsel AKBP FX Surya Kumara melalui kabag Ops Polres Minsel Kompol Iwan permadi SE, yang di konfirmasi manadotoday, membantah jika ada kendaraan yang bermuatan lebih dari 7,5 ton yang lolos melintasi jembatan itu.

Pihaknya sendiri, sudah mengantongi keterangan dari jembatan timbang bahwa bobot kendaraan beserta muatan tidak melebihi batas maksimal yakni 7,5 ton.

“Kami tidak mungkin menahan kendaraan tersebut, itu di karenakan mereka telah menunjukan surat dari Petugas jembatan timbang bahwa muatan kendaraan tersebut tidak melebihi batas yang di tentukan,” ujarnya.

Dirinya juga berjanji, jika terjadi kerusakan pada jembatan darurat akibat kendaraan yang melebihi batas maksimal, pihaknya memastikan siap melakukan pengusutan, terutama bagi petugas dari jembatan timbang.

“Kalau mereka (petugas jembatan timbang,red) terbukti memberikan keterangan tidak sesui, pasti akan di proses hukum. Sebab, kelalaian seperti itu bisa saja berdampak pada korban jiwa,” tutupnya .(dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading