Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Minahasa Selatan

Kajian Pemekaran Minsela Masih Prematur

Staff Manado Today   |   26 Juni 2011 – 13:41 WITA
Chris Sumual SIP

Chris Sumual SIP

Amurang Today – Sejumlah generasi muda yang berada di wilayah Minahasa Selatan Atas (Minsela) menyayangkan perjuangan pembentukan Minsela yang terkesan dipaksakan. Pembentukan suatu daerah harus dikajian panjang, bukan hanya segelintir orang yang menginginkan kekuasaan semata.

“Kajian pembentukan Minsela harusnya di kembalikan dahulu kepada masyarakat. Agar kajian panitia tidak dikatakan masih terlalu prematur, panitia seharusnya mempublikasikan terlebih dahulu keunggulan yang bisa menjadi potensi Minsela kedepan sebagai daerah otonom. Sudah tidak saatnya lagi daerah terlalu berharap dengan DAU dan DAK dari Pusat,” tandas tokoh-tokoh Pemuda asal Kumelembuai Polje Liando SIP, Fransisca Rasu SPd serta Toar Wungow.

Senada dikatakan tokoh Generasi Muda (Germud) asal Maesaan Chris Sumual, S..IP mengatakan bahwa pemekaran Minsela belum layak karena melihat potensi alam yang belum memadai.

“Potensi SDM saat ini belum menjamin kesejahteraan warga Minsela kedepan, selain itu minimnya sosialisasi pengetahuan masyarakat di wilayah Minsela menjadi kendala. Kalaupun ada studi kooparasi dilapangan, kebanyakan menolak dibanding yang mau setuju,” jelas Sumual.

Lanjut dikatakannya, kalaupun terus dipaksakan pemekaran Minsela tersebut. nantinya akan bergantung pada pemerintah pusat. “Saya sangat mendukung pernyataan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa pemerintah pusat akan menghentikan dana pemekaran daerah karena sampai saat ini terlalu banyak digunakan untuk belanja pegawai dari pada pembangunan infrastruktur,”tukasnya.

Karenanya, APBD nanti hanya akan habis untuk membayai gaji dan tunjangan pegawainya. “Menurut saya ada baiknya kita meminta kepada pemerintah supaya membenahi infrastruktur seperti melebarkan akses jalan di Minsela ataupun pembenahan jalan-jalan penghubung antara desa yang belum diaspal dan kita terus mendukung program pemerintahan Bupati saat ini,” jelas Sumual turut diamini tokoh pemuda Modoinding Winshi Kuhu S.IP yang adalah mantan ketua Senat Fisip UNSRAT tersebut.(dav/tim)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading