Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Kandoli Dituding Aktor Dibalik Kelangkaan BBM, AMD Bitung Minta Polisi Usut

Staff Manado Today   |   11 Mei 2011 – 10:05 WITA

Bitung Today – Kepala bagian Perekonomian Pemkot Bitung Oktaf Kandoli, dituding sebagai penyebab terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Premium.Hal ini disebabkan maraknya pembelian BBM dengan menggunakan gallon oleh sejumlah warga yang mengaku nelayan dan petani dengan menggunakn surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh bagian Perekonomian Pemkot Bitung.

Foto : Ketua BCW Jacky Ticoalu

Foto : Ketua BCW Jacky Ticoalu.

Supervisor SPBU di Kadoodan Rio Van Bronvost, mengungkapkan jumlah pembeli yang menggunakan gallon dengan menggunakan nota ”sakti ” yang dikeluarkan Kabag Perekonomian dari hari kehari terus mengalami peningkatan.

”Beberapa waktu lalu, pernah sekali kami tidak melayani pembelian dengan menggunakan gallon, namun keesokan harinya Kabag Ekonomi langsung melakukan penjagaan di SPBU, ” ungkapnya menambahkan terpaksa harus melayani pembelian dengan gallon karena telah menjadi kesepakatan dalam hearing dengan DPRD beberapa waktu lalu sembari mengatakan sebenarnya BBM tidak langka.

Menanggapi hal ini Ketua Angkatan Muda Demokrat (AMD) Kota Bitung yang juga pemerhati minyak meminta polisi dan kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kandoli, yang dituding sebagai penyebab kelangkaan BBM jenis premium di Kota Bitung, karena terus mengeluarkan surat rekomendasi dengan pembelian BBM menggunakan galllon, sehingga merugikan banyak pihak.

”Kami harap Polisi dan Kejaksaan menindaklanjuti hal ini, karena jelas apa yang dilakukan Kandoli bertentangan dengan UU Migas Migas no 22 tahun 2001, dan Instruksi Presiden tentang BBM nomor 3 tahun 2005 tentang tidak diperbolehkan adanya pembelian BBM diluar mitra Pertamina yakni SPBU, meskipun itu ada rekomendasi DPRD dalam hearing,” terang Ticoalu yang juga Ketua BCW ini.

Sekertaris Kota Bitung Edison Humiang ketika dikonfirmasi langsung melakukan koordinasi dengan Kabag Perekonomian Oktaf Kandoli. Humiang mengingatkan agar Kandoli lebih jeli dalam mengeluarkan surat rekomendasi tersebut.

”Harus jeli dan dilihat mana Nelayan dan Petani berdasi, karena bisa saja hal ini akan memicu penjualan BBM illegal ,” kata Humiang ketika melakukan koordinasi dengan Kandoli lewat ponsel, Selasa (10/05/2011). kemarin sore dihadapan wartawan.

Sementara Kndoli mengakui dikeluarkannya surat ijin pembelian BBM dengan menggunakan gallon, karena merujuk pada rekomendasi yang diberikan Kelurahan.(lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading