Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Kasat Pol-PP Manado Duduk Satu Meja Dengan Ketua Jemaat GMIM Sion Malalayang

Aldi Mawitjere   |   15 April 2012 – 15:33 WITA

Terkait Penurunan Baliho oleh SatPol-PP
MANADO, (manadotoday.com) – Kepala SatPol-PP, Vicky Koagouw, akhir pekan melakukan pertemuan dengan ketua Jemaat Sion Malalayang Pdt V Talumepa STh dan panitia Paskah.
Dalam pertemuan tersebut, mantan Kadis olahraga itu memberikan pemahaman terkait penertibanyang dilakukan Pol-PP waktu lalu. Alhasil ketua jemaat memahami akan penertiban yang dilakukan SatPol-PP tersebut.
“Saya minta permohonan maaf jika ada anggota SatPol-PP atau anak buahnya berbuat kurang santun di saat menjalankan tugas,”ujarnya.
Demikian pula kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, Kasat Pol PP berjanji akan membina anak buahnya jika dalam penertiban melakukan hal-hal yang tidak santun.
Ditempat terpisah Ketua BKSAUA, Pdt. Roy Lengkong dalam pertemuan dengan Walikota dan Kasat SatPol-PP Manado pada pertemuan akhir pekan tidak sependapat dengan sikap LSM dan ormas tertentu yang tidak tahu permasalahan, lalu dengan sengaja memanfaatkan dan terus mendorong masyarakat agar bereaksi negatif dan terus memasalahkan penertiban baliho dan spanduk untuk komoditi politik.
Tek palak, Ketua BKSUA meminta warga Manado, untuk tidak mudah terjebak, terprovokasi dan terpengaruh dengan isu yang beredar saat ini yg diduga telah dipolitisir.
“Saya minta masyarakat jangan terprovokasi, karena teleh digiring ke politisasi untuk merusak kerukunan umat beragama di Manado. Dan meminta pemerintah kota Manado menerima koreksi,”jelasnya.
Dengan demikian, Pemerintah kota Manado menghimbau kepada seluruh masyarakat, siapa pun dia, agar memindahkan atau mencabut sendiri baliho atau spanduk yang sudah kadaluarsa dan tidak berizin.
“Pemilik spanduk dan baliho yang belum berizin agar segera mengurusnya kepada pihak terkait di jajaran pemkot Manado,”ujar Koagouw. Pemerintah kota Manado memberi batas waktu kepada pemilik spanduk atau baliho yang tak berizin untuk mencabutnya paling lambat Senin (16/4/2012).
“Nantinya setelah itu akan dilakukan penertiban bagi spanduk atau baliho kadaluarsa dan tak berizin yang masih terpasang sampai pada Selasa (17/4/2012),”tegas Koagouw.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading