Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Nusa Utara

Kejari Temukan Deposito Pemkab Sangihe Mencurigakan

Redaksi Manado Today   |   28 Mei 2012 – 22:50 WITA

Sembiring : Nilainya Mencapai Rp 115 Miliar

Sinarta Sembiring

Kajari Tahuna, Sinarta Sembiring SH MH

TAHUNA (manadotoday.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tahuna menemukan deposito milik Pemkab Sangihe, yang diduga mencurigakan dengan nilai terbilang fantastis, Rp 115 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tahuna, Sinarta Sembiring SH MH mengungkapkan, deposito mencurigakan itu, ditemukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan atas kasus dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pemerintah daerah Tahun Anggaran (TA) 2009-2011 yang berjumlah sekitar Rp 40 miliar.

“Dari hasil penyelidikan di beberapa bank, kami menemukan adanya deposito di sejumlah bank yang ada di Kota Tahuna yang nilainya sangat mencurigakan, dimana nilainya mencapai Rp 115 miliar, terhitung semenjak Januari 2012,” ujar Sembiring, kepada manadotoday, Senin (28/5/2012).

Kajari mengatakan, temuan tersebut merupakan fakta baru dari proses pengembangan penyelidikan atas kasus dana SILPA senilai Rp 40 miliar yang diduga juga sudah termasuk dalam deposito sebesar Rp 115 miliar itu.

Menurutnya, sejumlah dana itu tersimpan pada beberapa rekening atas nama Pemerintah daerah di Bank Sulut, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) serta Bank Danamon Cabang Tahuna.

Terkait temuan tersebut, Kajari mengatakan, pihaknya saat ini sementara melakukan penyelidikan sumber dana sebesar Rp 115 miliar yang dideposito di sejumlah bank yang ada di Kota Tahuna.

“Berdasarkan keterangan dan data yang kami peroleh sementara ini, sumber dana tersebut berasal dari beberapa pos anggaran, diantaranya sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak terpakai yang semestinya harus dikembagikan ke kas negara namun oleh oknum pejabat di Pemkab Sangihe justru didepositrokan ke sejumlah bank dengan tujuan mencari keuntungan dari bunga deposito uang milik negara itu. Padahal. Sesuai aturan yang berlaku, setiap sisa dana pemerintah daerah yang tidak terpakai harus dikembalikan ke negara bukan malah dideposito dengan tujuan yang melanggar hukum,” tegas Sembiring, seraya menambahkan terkait dengan hal tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Sangihe terkait keberadaan dana deposito sebesar itu.

Saat ini, tambah Kajari, pihaknya juga sementara melakukan pendalaman penyelidikan terhadap adanya kemungkinan laporan fiktif terkait dana tersebut sehingga dana sisa itu tidak dikembalikan ke kas negara. (nal).

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading