Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Tenggara

Kelola Eks Tambang NMR, Perlu Izin Menteri Kehutanan

Staff Manado Today   |   20 September 2011 – 22:58 WITA

Ratahan Today – Kelola eks tambang Newmont Minahasa Raya (NMR), rupanya harus memiliki harus mengurus izin Menteri Kehutanan. Hal ini ditegaskan oleh Kadis Pertambangan dan Energi Mitra, Jantje Loway.

Menurutnya, sajauh ini belum ada perusahaan tambang yang beroperasi di lokasi tersebut. Mereka masih menunggu izin “Banyak perusahaan tambang yang ingin mengelola tambang eks NMR. Namun mereka masih menunggu izin dari kementerian,” ujar Loway.

Semua perusahaan tambah Loway, jika akan beroperasi di eks tambang NMR harus mengurus izin.

Di sisi lain, ada perusahaan yang sudah beroperasi namun dikomplain karena tak melapor ke Desa Ratatotok.Perusahaan dimaksud adalah PT Bangkit Limpoga Jaya yang dikomplain Ketua BPD Ratatotok Satu Lexi Pontoh.

Menurutnya, dalam sosialisasi perusahaan, sebelum beroperasi, perusahaan tersebut akan melapor ke pemerintah desa. “Sampai sakarang telah beroperasi, namun tak ada laporan ke pemerintah desa. Yang kami khawatirkan, pengoperasian perusahaan tersebut nantinya merusak lingkungan. Jika itu terjadi yang diirugikan adalah masyarakat sekitar,” pungkasnya. (vel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading