Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Kemendagri Beri Nilai Baik Pemanfaatan Dana Dekon dari Pemprov Sulut

Tonny Sumakul   |   17 September 2012 – 14:18 WITA
Tim dana dekon Pemprov Sulut kunjungi Kemendagri

Tim dana dekon Pemprov Sulut saat mengunjungi Kemendagri

MANADO, (manadotoday.com) – Pemanfaatan dana dekonsentrasi dari Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), mendapat penilaian baik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui melalui Ditjen Pemerintahan Umum (PUM).

Menurut penilaian itu, hal tersebut dipengaruhi penguatan peran Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat di Daerah, berjalan

Kasubid Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat Ditjen PUM Kemendagri Drs. Mohammad Yuliarto, mengatakan, Pemprov Sulut mampu menjaga Komitmen penguatan peran gubernur berdasarkan Perauran Pemerintah (PP) Nomor 19 tahun 2010, tentang Penguatan Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah.

“Pendistribusian dana bagi gubernur dalam menjalankan perannya di daerah sebagai wakil pemerintah pusat di Sulut, sampai saat ini benar-benar tepat sasaran. Itu dinilai karena pemanfaatan dana tersebut, mampu dikontrol Gubernur melali tim dana dekon di Pemprov,” ujar Yuliarto, saat menerima kunjungan tim Dekonsentrasi Pemprov Sulut.

Kata dia, diharapkan juga pemanfaatan dana dekon tersebut, dapat terlaksana dengan baik di Kabupaten/Kota.

Hal senada disampaikan Kasubag TUP Ditjen PUM Kemendagri, Yusri , menilai fungsi penguatan peran Gubernur itu, mampu diaplikasikan Pemprov Sulut melalui kucuran dana Dekon. Ini dibuktikan dengan adanya sinergi dalam perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program dari pusat.

‘’Jika hal ini dipertahankan, pembangunan nasional bisa seirama dan tak overlapping program. Selain itu, tal ada pembiayaan ganda dalam satu kegiatan yang sama,” terang Yusri.

Sementara Bendahara Dana Dekon Pemprov Sulut, Boslar Sanger SE, mengatakan, pemanfaatan dana dekonsentrasi yang diterima Pemprov Sulut itu, setiap saat diaudit pihak-pihak yang berwenang.

“Makanya setiap satu rupiah saja yang terpakai, harus mampu dipertanggungjawabkan. Pemanfaatan dana itu, sesuai nomenklatur yang sudah ditata. Tak boleh semaunya,” tukas Boslar. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading