Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Kena Sidak, Sejumlah Guru SMK N 1 Bitung Marah

Staff Manado Today   |   16 Juni 2011 – 09:47 WITA

Manado Today – Ada hal yang menarik sekaligus memalukan dalam Inspeksi mendadak (sidak) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Rabu (15/6/2011) kemarin. Pasalnya dari puluhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjaring ditiga lokasi berbeda yakni, Manado Town Square, Multi Mart dan Mega Mall kebanyakan berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Utara (Sulut).

Menariknya, PNS yang sempat terjaring sidak awalnya tak mau menyebutkan jati diri, bahkan ada yang sempat mencak-mencak dan melakukan perlawanan terhadap petugas dari BKD serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Manado yang meminta data identitas.

Tidak hanya itu, sejumlah guru SMK Negeri 1 Bitung yang kedapatan berada di Megamall pada saat jam kerja melakukan pelecehan terhadap tugas BKD Manado. Dengan gaya angkuh, mereka mengatakan jika petugas tidak berhak melakukan sidak terhadap mereka. Alasannya, mereka berasal dari Bitung dan bukan PNS Manado.

Perlawanan yang dilakukan para guru Bitung tersebut, tak menyurutkan niat petugas untuk mendata mereka. Sebab, sidak yang dilakukan Pemkot Manado adalah sah dan tidak melanggar aturan. Meskipun yang terjaring adalah PNS dari luar Manado.

“Pelaksanaan sidak ini untuk menegakkan Undang-Undang Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Kebanyakan yang terjaring sidak adalah PNS yang berprofesi guru dari luar Manado. Kalau guru-guru dari Manado mereka sudah tahu kalau tidak boleh mengenakan pakaian seragam, jika berada ditempat keramaian ataupun tempat umum,”pungkas Kepala BKD Manado, Drs Musa Hans Tinangon MSc, kepada manadotoday Kamis (16/06/2011).

Lanjut dikatakannya, nama-nama PNS yang terjaring akan dkirim ke instansi dimana mereka bekerja. Nantinya, sanksi diberikan oleh instansi di kabupten/kota seperti Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Sitaro serta Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), termasuk PNS pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut berdasarkan UU tentang disiplin PNS.

Selain itu tambah Tinangon, data nama-nama PNS yang terjaring akan dilakukan verifikasi apakah mereka sudah pernah terjaring sidak yang lalu atau tidak. Sebab, jika pernah terjaring mereka akan diberikan sanksi yang berbeda dengan mereka yang baru pertama kali terjaring sidak.

“Tetap kita akan proses dan akan diberikan sanksi tegas,”tandas Tinangon.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading