Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

KGPM Tiberias Amurang Gelar RTS

Aldi Mawitjere   |   5 Februari 2012 – 15:01 WITA
KGPM Tiberias Amurang

Rapat Tahunan Sidang KGPM Tiberias Amurang

Amurang, (manadotoday.com) – Dalam rangka mengevaluasi Program pelayanan tahun 2011, serta menyusun program pelayanan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gereja (APBG) tahun pelayanan 2012, akhir pekan, dilaksanakan Rapat Tahunan Sidang (RTS) KGPM Tiberias Amurang.
Acara persidangan diikuti oleh seluruh Fungsionaris BPS/PMS, Penatua, Diaken, Pimpinan Komisi BIPRA, Komisi Kerja dan perwakilan sidi jemaat.
Diawali dengan ibadah pembukaan RTS yang dipimpin oleh Gbl.Allen Timporok,STh. Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka secara resmi persidangan oleh Ketua Badan Pimpinan Wilayah KGPM XVIII Amurang-Tenga, Pnt.Boy.V.A.Tumiwa,BSc,SH.
Mengawali persidangan Ketua Badan Pimpinan Sidang Pnt.Drs.Ferry Lengkong,MAP menyatakan bahwa forum RTS ini merupakan kalender tahunan jemaat, untuk menyatukan visi bersama dalam upaya mempererat dan meningkatkan rasa persekutuan bergereja.
“Membangun komitmen untuk melaksanakan program-program pelayanan tahun 2012, sebagai pertanggungjawaban dalam menjawab tugas panggilan pelayanan,”ujar Lengkong.(ald)

Malaria Membunuh Dua Kali Lebih Banyak dari yang Diperkirakan Sebelumnya

Menurut sebuah penelitian baru, Malaria ternyata membunuh lebih dari 1,2 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya, hampir dua kali lebih banyak dari jumlah yang diperkirakan sebelumnya.

Studi terdahulu telah mengabaikan ratusan ribu kematian karena mereka telah salah menduga tentang banyakya bayi yang tewas karena malaria dan temuan mereka pada balita, menurut studi oleh Institut Kesehatan Metrik dan Evaluasi (IHME) di Amerika Serikat.

Penelitian baru yang dipublikasikan dalam jurnal medis The Lancet, menemukan bahwa 42 persen kematian sebenarnya terjadi pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa.

Jumlah korban yang sangat tinggi ini menunjukkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan dana dalam peperangan melawan malaria, bahkan ketika pemerintah berada di bawah tekanan untuk memotong anggaran bantuan mereka di tengah krisis ekonomi global, kata para peneliti.

“Anda belajar di sekolah kedokteran bahwa orang terkena malaria saat anak-anak mengembangkan kekebalan terhadap penyakit tersebut dan jarang meninggal karena malaria saat menjadi dewasa. Namun apa yang kami temukan dalam catatan rumah sakit, catatan kematian, survei dan sumber menunjukkan bahwa hal ini tidak terjadi.” jelas Christopher Murray, yang memimpin penelitian sebagai Direktur IHME.

Mereka menggunakan data baru dan model komputer untuk membangun database historis untuk malaria antara tahun 1980 dan 2010, dan mereka menemukan bahwa lebih dari 78.000 anak usia lima sampai 14 tahun, dan lebih dari 445.000 orang berusia diatas 15 tahun meninggal karena malaria di 2010.

Studi ini menemukan, secara keseluruhan kematian malaria di seluruh dunia meningkat dari 995.000 pada tahun 1980 ke puncaknya pada tahun 2004 yaitu 1,8 juta, sebelum kembali turun menjadi 1,2 juta pada tahun 2010.

Dikutip dari Reuters, menurut laporan WHO terbaru, perkiraan jumlah kematian malaria turun menjadi 655.000 kasus pada tahun 2010, hampir setengah jumlah dalam studi IHME.

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading