Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

KNKT Mengaku Kesulitan Olah TKP Jatuhnya Helikopter di Gunung Dua Sudara

Manado Today   |   5 Agustus 2011 – 19:20 WITA

Bitung Today – Akibat kondisi tempat kejadian jatuhnya Helikopter PK-FUK jenis Hellibell 412 yang dirakit pada tahun 1983 milik maskapai penerbangan Nyaman Air buatan Bell Amerika, yang disewa PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) dengan tujuan Halmahera, di kawasan Cagar Alam Gunuing Dua Sudara Bitung, banyak mengalami perubahan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengakui kesulitan dalam menganalisa data, terlebih pesawat ini tidak memiliki balck box (kotak hitam). Demikian disampaikan kapten Khoirudin salah satu Investigator KNKT yang ditugaskan untuk menyelidiki sebab-sebab jatuhnya helikopter yang baru beroperasi di Indonesia pada Januari 2011, dalam konferensi pers usai melakukan identifikasi di lokasi, Jumat (5/8/2011).

“Reruntuhan atau kepingan yang sudah berpindah tempat akan membuat kami kesulitan untuk melihat arah datangnya pesawat dan berapa kecepatannya, ” ujar Khoirudin diaminkan Nurcahyo yang juga adalah Investigator KNKT.

Meski diakuinya perubahan tersebut akan sangat berpengaruh dalam melakukan Identifikasi dan hal ini biasa terjadi dalam setiap insiden, namun upaya untuk menyelamatkan nyawa seseorang juga merupakan hal yang sangat penting, karena memang tidak mungkin untuk menyelamatkan nyawa para korban harus menunggu KNKT.

Untuk itu kata Khoirudin tim investigasi, akan mengandalkan apa yang dilihat di lapangan dan keterangan saksi agar pihakbnya bisa memberikan sedikit gambaran dan petunjuk apa yang terjadi.

“Beda halnya jika ada black box yang ada rekaman pembicaraan, kecepatan dan keterangan lain yang bisa diambil,” ujarnya.

Ia menambahkan,  saat ini pihaknya masih akan melakuan dokumentasi, Investigasi serta mengumnpulkan data dan melakukan interview terhadap saksi yang tentunya berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pemerintah setempat.

“Tugas kami adalah mencari penyebab kecelakaan yang dilakukan untukmencegah agar kejadian serupa tidak akan terjadi. Dan KNKT tidak pernah mencari tahu siapa yang salah,” tegasnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading