Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Komisi A DPRD Bitung Hearing Dikpora dan Inspektorat Bitung

Staff Manado Today   |   20 Juli 2011 – 19:08 WITA

Bitung Today – Sebagai tindaklanjut dari hasil tinjauan Komisi A DPRD Kota Bitung terhadap sejumlah pembangunan gedung perpustakaan, yang bersumber pada Dana alokasi Khusus (DAK) 2010 di sejumlah sekolah yang ada di Kota Bitung, Rabu (20/07/2011) Komisi A menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Dikpora) serta badan Inspektorat Bitung.

Dalam hearing tersebut Vicktor Tatanude SH, mempertanyakan penyebab belum tersalur dan rampungnya sejumlah proyek DAK 2010, kepada Kepala Dinas Dikpora Drs. Herman Rompis, sebab berdasarkan data yang dilaporkan Dikpora, seluruh proyek DAK 2010 seluruhnya telah rampung 100 persen, sementara kondisi dilapangan berbanding terbalik dengan laporan tersebut.

“Fakta yang ditemukan Komisi A ada sejumlah sekolah penerima DAK, seperti pembangunan gedung perpustakaan di SD Inpres 12/77 dan SMP 8 Batu Putih, SMP 6 Sagerat serta SMP Moto Kecamatan Lembeh Utara belum rampung, sementara data dari Dikpora realisasi keuangan dan pembangunan telah rampung,” ujar Tatanude .

Kepala Badan Inspektorat Bitung Tonny Katuuk mengakui hal yang sama, bahwa temuan Komisi A tidak berbeda dengan apa yang ditemukan Inspektorat disejumlah sekolah penerima DAK 2010.

“Inspektorat memberikan rekomendasi kepada Dikpora untuk memberikan sanksi berupa denda keterlambatan, serta memotivasi agar kontraktor memacu penyelesaian pekerjaan mereka tersebut,” terang Katuuk.

Menanggapi pertanyaan Komisi A dan pernyataan Inspektorat, Kadis Dikpora Bitung Herman Rompis menjelaskan, bahwa proyek DAK 2010 yang belum rampung, uang sisa proyek saat ini ada di BRI.

“Kontraktor yang belum menyelesaikan proyek, tidak bisa mencairkan dana tersebut karena telah di Blokir BRI, dan nanti akan dicairkan jika proyek telah rampung 100 persen,” terang Rompis.

Meski begitu dalam hearing tersebut, Rompis tidak memberikan rincian berapa banyak proyek yang belum rampung, termasuk berapa besar uang kontraktor yang diblokir di BRI Bitung. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading