Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, DPRD Sulut

Keintjem Desak Pemerintah Berdayakan Desa Tertinggal

Redaksi Manado Today   |   27 Maret 2011 – 13:23 WITA
Djendri Keintjem

Djendri Keintjem

Manado Today – Sejumlah desa tertinggal di Sulawesi Utara membutuhkan perhatian serius pemerintah terkait upaya peningkatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Beberapa desa tertinggal sebagian besar berada di kepulauan, ada juga di Kabupaten Bolmong dan Minahasa,” ujar anggota DPRD Sulut Djendry Keintjem  Minggu (27/03/2011).
Komisi III DPRD Sulut yang membidangi pembangunan telah melakukan pertemuan langsung dengan Kementerian Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) pekan lalu, dan pihak kementerian telah mengakui ada banyak desa tertinggal di Sulut sedang dilakukan pembenahan.
Menurut dia, ada dana dari Kementerian PDT untuk desa-desa tertinggal masing-masing Rp 250 juta, untuk kegiatan pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi.
Kementerian PDT juga minta desa-desa memanfaatkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mandiri pedesaan.
“Kami mengharapkan tiap-tiap desa tertinggal memanfaatkan kebijakan Kementerian PDT itu, dengan difasilitasi langsung pemerintah daerah,” katanya.
Penjelasan bantuan itu disampaikan Sekretaris Menteri PDT Lucky Korah kepada tim Komisi III DPRD Sulut, yang sekaligus juga disosialisikan hingga ke daerah.
Bentuk bantuan lainnya dilakukan kementerian itu desa-desa tertinggal di daerah, seperti bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke beberapa desa di kepulauan dan desa terisolasi.
Sementara itu salah satu pengurus Gerakan Peduli Rakyat Sulut (GPRS) Taufik Tumbelaka mengatakan pemerintah sebaiknya mengubah paradigma baru soal sasaran pembangunan, yang lebih terarah di daerah kepulauan dan perbatasan dan tidak sepenuhnya lagi daerah daratan maupun perkotaan.
“Desa-desa di perbatasan dan pulau-pulau terluar diberikan fasilitas memadai seperti kehadiran energi listrik, dermaga dan transportasi laut, lapangan udara, pasokan bahan bakar minyak secara memadai dan pasar-pasar penunjang hasil komoditi pertanian dan perikanan,” katanya.
Menurut dia, banyak desa tertinggal di Sulut karena memang semua syarat itu kurang dipenuhi bahkan memasarkan hasil pertanian dan perikanan sangat sulit.

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading