Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

KPA GMIM Evaluasi Program Tahun 2011 di Manado

Aldi Mawitjere   |   22 Oktober 2011 – 12:27 WITA

Runtuwene : Program Unggulan Harus Jangkau Daerah Terpencil

paula runtuwene

Ketua KPA Sinode GMIM : Pnt Prof Ir Paula Lumentut-Runtuwene MSi DEA

Manadotoday.com, Manado – Selang dua hari, sejak Jumat (21/10/2011) hingga Sabtu (22/10/2011) hari ini, ribuan pengurus Komisi Pelayanan Anak (KPA) yang datang dari 103 Wilayah se-Sinode GMIM dengan 886 Jemaat, melakukan rapat konsultasi tahun 2011 di Winangun, Manado.

Dimana rapat konsultasi tahunan guna mengevaluasi program tersebut dilakukan di empat lokasi yakni yakni Jemaat GMIM Bethel Winangun, Jemaat GMIM Sion Winangun, Jemaat Bukit Moria dan Jemaat Yobel Winangun Atas. Konsultasi KPA se-GMIM itu, dibuka dengan ibadah yang dipimpin berlangsung Wakil Ketua BPMJ Sinode GMIM Bidang Kerjasama dan Kemitraan Pdt Roy Decky Tamaweol Mth itu berlangsung hikmat.

Ketua KPA Sinode GMIM, Pnt Ny Prof Ir Paula Lumentut-Runtuwene MSi DEA mengatakan, konsultasi yang dilaksanakan selama dua hari ini adalah untuk mengevaluasi program tahun 2011, dan sekaligus akan menyusun program pelayanan tahun 2012. Berdasarkan VISI KPA Sinode, yang dijabarkan pada MISI yang ada program startegis 4 bidang yakni organisasi mental dan spiritual, bidang pendidikan dan latihan, minat dan bakat hubungan oikumene, pengembangan sumberdaya, menjadi acuan sejauh mana telah tecapai dan dilaksanakan.

“Salah satunya, program organisasi dan mental spiritual, di dalamnya ada program sesawi yang berdasarkan pada pemahaman biji sesawi dalam Alkitab. Kita akan mengambil beberapa program unggulan, yang menjangkau anak dijauh dari kota. Jadi akan memberikan pelatihan kepada guru dan anak baik kebutuhan pendidikan, tanpa dipungut biaya apapun,”jelas Istri tercinta dari Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut Msi DEA SH.

Lanjut dikatakan Dekan Fatek Unima tersebut, pihaknya juga akan memberikan perhatian kepada anak-anak yang harus bekerja disektor informal.

“Anak yang dipaksa bekerja ini akan kami data. Juga anak yang tidak mendapat ijazah SD mendapat perhatian yang menjadi juga program unggulan juga pada tahun 2012,” tambahnya.

Senada Ketua Pelaksana Lady Rompas-Ruru Ssos, menyatakan konsultasi ini untuk mengevaluasi program sekaligus untuk membuat program tahun 2012.

“Dengan melihat ada program yang kurang dan yang belum sempat dilaksanakan akan juga diagendaan. Meski rata-rata program di tahun 2011 ini sudah dilaksankan,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pantia KPA-GMIM, Tonny Korah Msi, konsultasi ini dalam rangka mengevaluasi kegiatan tahunan 2011 apa yang sudah dilakukan baik ditingkat KPA Sinode, wilayah hingga jemaat.

“Kemudian program yang akan datang juga akan ditelorkan nantinya lewat konsultasi. Sesuai dengan visi dan misi KPA GMIM. Intinya mempertajam yang disampaikan, dengan adanya program sesawi yang artinya menjangkau semua aras. Hingga semakin melebar dan mengembangkan iman dari anak-anak di jaman saat ini dan seterusnya,” tutupnya.(*ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading