Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Pemerintahan

KPK dan CIDA Evaluasi Pelaksanaan SIPS di Sulut

Tonny Sumakul   |   27 September 2012 – 20:08 WITA
Sarundajang

KPK, CIDA dan Gubernur Sarundajang dalam penyampaian evaluasi SIPS

MANADO, (manadotoday.com) – Komisi Pemberantasan Koropsi (KPK) dan Canadian Internasional Development Agency (CIDA), mengevaluasi pelaksanaan program Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) di Sulawesi Utara (Sulut).Dalam rapat koordinasi III yang selenggarakan Kamis (27/9), yang dihadiri CIDA Director For Indonesia South Asia Regional Programing, Cheryl Urban, Komisioner KPK Adnan Pandu Praja, dan Direktur Program SIPS Peter Walton, mengaku cukup puas dengan respon dan dukungan yang diberikan daerah ini untuk pelaksanaan program SIPS.

Menurut mereka, proyek kerjasama KPK, CIDA dan beberapa daerah di Sulut diantaranya Pemprov Sulut, Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Sangihe, dinilai dapat berjalan baik dan kondusif, sehingga tak percuma daerah ini dijadikan tempat percontohan proyek ini.

“Kami puas dengan program ini di Sulut. Program, ini mendapat respon yang baik, efektif dan tak ada satupun yang melemahkan. Jujur tak ada unsur politis apapun, saya sangat puas dengan program ini di Sulut,” kata Adnan.

Sementara Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS), mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen dengan program membangun tanpa korupsi.

Pada kesempatan itu, Sarundajang mengajak seluruh Bupati/Walikota lainnya di Sulut, untuk terus memberikan pelayanan publik yang transparansi dan akuntabilitas, terutama bebas korupsi.

“Program CIDA-KPK ini saya percaya akan dapat menciptakan pelayanan publik yang berkualitas, sebagai bagian struktur good governance menuju Sulut yang bebas korupsi,” terang Sarundajang.

Kata sarundajang lagi, beberapa dampak positif yang dirasakan dalam program, SIPS ini, adalah semakin memperkuat tata pemerintahan daerah.

“Pencapaian sasaran proyek juga semakin optimal. Untuk itu kedepan, lebih dibutuhkan sinkronisasi dan sharing bersama stakeholder yang berasal dari daerah ini untuk program tersebut,” terang orang nomor satu di Sulut itu.

Diketahui, dalam program SIPS itu, KPK dan CIDA memilih dua Provinsi dan delapan pemerintah Kabupaten/Kota di Sulawesi untuk percontohan pelaksanaan sistem dan praktik pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan antisuap.

Program tersebut, CIDA rela mengeluarkan dana sekitar Rp 100 miliar, untuk membiayai proyek tersebut selama lima tahun, sejak tahun 2011 sampai 2015 mendatang. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading