Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Kubur Bayi di Pekarangan Rumah, Oknum PNS Bitung Dipolisikan Tetangga

Aldy Monareh   |   25 Oktober 2011 – 16:58 WITA
bayi dikubur di pekarangan

Warga Mengerumuni Tempat Dikuburnya Bayi

Manadotoday.com, Bitung – AA (35) yang kesehariannya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Perhubungan Laut Bitung, dan WM (22) yang berprofesi sebagai PNS di Kementerian Hukum dan HAM Manado, yang keduanya adalah warga Madidir, akhirnya harus berurusan dengan pihak Kepolisian di Posek Bitung Barat. Pasalnya, warga melaporkan keduanya karena diduga telah menguburkan bayi mereka, di pekarangan ayah dari Arifin di Lingkungan II Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, tanpa persetujuan tetangga dan tak melapor ke pemerintah setempat.

Informasi yang dirangkum manadotoday, menyebutkan penguburan itu sendiri sudah dilakukan AA dan keluarga semenjak 11 Oktober 2011 lalu, sepulang dari Rumah Sakit Teling Manado, setelah WM sehari sebelumnya melahirkan bayi mereka namun hanya meninggal. Sementara kejadian ini, baru dilaporkan ke aparat Kepolisian, Selasa (25/10/2011) oleh warga.

“Terus terang kami merasa keberatan mereka (Arifin dan Keluarga, red), menguburkan Bayinya di pekarangan mereka tanpa meminta ijin kepada tetangga, meskipun itu pekarangan mereka karena ini sangat mengganggu,” tandas salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya, ketika ditemui di lokasi penguburan Bayi.

Ditempat yang sama Lurah manembo-nembo Tenga, Amelia Ngantung, mengungkapkan bahwa pihaknya baru mendapatkan laporan warga yang merasa tidak nyaman karena tindakan AA dan keluarganya pada Senin (24/10/2011) tadi malam, dan langsung melaporkan hal ini kepada Polsek Bitung Barat.

“Saya memang baru melapor ke Polsek Bitung Barat hari ini, setelah mendapat laporan warga. Dan ini memang menyalahi aturan, karena seharusnya pihak keluarga melaporkan hal ini ke pemerintah apalagi, AA bukan warga Manembo-nembop Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bitung Barat Kompol John Unakwela, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan lurah Manembo-nembo Tengah, perihal adanya warga yang menguburkan Bayi tanpa pemberitahuan ke pemerintah.

Menurut Unakwela, perbuatan yang dilakukan AA memang tidak dibenarkan karena melanggar aturan, hanya saja pihaknya tidak bisa melakukan penahanan terhadap AA, karena tidak ada pasal yang bisa menjeratnya.

“Pihak keluarga telah dimintai keterangannya. Dan dari pengakuan mereka bahwa hal itu dilakukan karena sudah disepakati bersama antara kedua belah pihak keluarga. Namun, mereka mengaku bersedia memindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU,red) dan meminta diberikan waktu karena akan dibicarakan lagi oleh keluarganya,” terang Unakwela. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading