Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Kumaat Matangkan Pembentukan Badan Investasi Sulut

Staff Manado Today   |   25 Agustus 2011 – 22:51 WITA
Jackson Kumaat

Jackson Kumaat

Manado Today – Staf Khusus Gubernur Sulut bidang Investasi, Jackson A. Kumaat, terus mematangkan pembentukan badan investasi Pemprov Sulut, yang secara structural akan berperan dalam meningkatkan jumlah investasi ke wilayah dan melakukan inventarisasi potensi investasi di daerah ini.

Menurutnya, pembentukan badan investasi, dinilai harus segera direalisasikan, mengingat badan ini merupakan elemen mutlak dan strategis, guna menunjang akselerasi atau percepatan pembangunan Sulut.

“Pembentukan badan ini, sudah diperintahkan oleh pak Gubernur Sarundajang, sehingga prosesnya sedang dikaji. Dan daba ini nantinya akan diupayakan tidak mengandalkan APBD tapi murni adalah hibah,’’ jelas Kumaat, Kamis (25/8/2011).

Ia menjelaskan lagi, jika badan ini akan lambatr hadir di Sulut, akan melemahkan posisi Pemda dalam mencapai potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), maupun kemajuan sarana umum lainnya.

“Coba lihat badan investasi di Singapura (Economic Development Board of Singapore/EDBS dan Internasional Enterprise of Singapore/IES) dan Malaysia (Malaysian Industrial Development Authority /MIDA). Sulut seharusnya berkaca pada lembaga-lembaga tersebut,” terang Kumaat.

Diketahui, IES adalah badan investasi Singapura yang memiliki fungsi mempromosikan perusahaan-perusahaan Singapura untuk berinvestasi di luar negeri. Sementara badan yang dimiliki Malaysia, lebih berperan dalam meningkatkan jumlah investasi ke negara-negara bagian di Malaysia.

“Peran lembaga investasi itu, mampu meningkatkan PAD Singapura 9,6 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tantangan saat ini yakni meningkatkan jumlah investasi ke daerah yag sering terkendala masalah kepastian perizinan dan kepastian hukum. Namun, dengan akan hadirnya badan ini, akan membantu investor yang serius berinvestasi di Sulut.

“Salah satu contoh yang akan diterpakan nanti, yakni pengeluaran izin gratis, dengan catatan selama 10 tahun tidak boleh keluar dari Sulut dan wajib mempekerjakan 80 persen tenaga kerja orang Sulut,’’ pungkasnya. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading