Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Nusa Utara

Kumentas Akan Jadi Sekda Sangihe ?

Redaksi Manado Today   |   17 Mei 2012 – 20:23 WITA
staf ahli Gubernur sulut

Ir. Willy Kumentas

TAHUNA (manadotoday) – Meski pelaksanaan Fit and Proper Test (FPT) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sangihe telah berakhir dua pekan lalu, namun hingga saat ini belum ada nama pejabat yang diumumkan Pemprov Sulut, untuk menduduki posisi orang nomor tiga di lingkup Pemkab Sangihe.

Belakangan beredar kabar, jika Drs Maurits Berhandus SH yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekda Sangihe, akan menggantikan posisi Ir. Willy Kumentas sebagai staf ahli Gubernur bidang Pembangunan di Pemprov Sulut.

Meski hal tersebut masih bersifat isu, namun kabar bahwa Berhandus akan ditarik menjadi staf ahli Gubernur bidang pembangunan di Pemprov Sulut itu, mengindikasikan bahwa Ir. Willy Kumentas akan menjadi Sekda Sangihe yang defenitif.

Namun, kabar yang masih bersifat spekulasi itu telah menyebar ke telinga masyarakat di Kabupaten Sangihe yang kemudian memunculkan pro dan kontra, dimana akan ada gelombang unjuk rasa dari sekelompok warga Kecamatan Tamako jika Berhandus tidak diakomodir menjadi Sekda Sangihe yang defenitif.

Informasi akan adanya aksi unjuk rasa tersebut dibenarkan Asisten I Pemkab Sangihe, Drs. Ch Hangau, Assisten II Ir John Harikedua dan Kabag Pemerintahan, Drs T Kawasa, yang menyatakan bahwa pihaknya telah mendapat laporan tentang adanya rencana unjuk rasa dari sekelompok warga Kecamatan Tamako terkait dengan pelantikan Sekda defenitif.

“Informasi akan adanya aksi unjuk rasa itu, telah saya laporkan kepada pak Assisten I dan II, kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Tamako. Saya bersama pak Hangau dan pak Harikedua langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah Kecamatan Tamako termasuk menemui para tokoh masyarakat setempat, untuk mengecek langsung kebenaran informasi tersebut,” ujar Kabag Pemerintahan, Drs T Kawasa kepada manadotoday.

Kawasa menjelaskan, dari hasil pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat setempat, dirinya bersama Assiten I dan Assiten II, hanya memperoleh informasi bahwa adanya rencana aksi unjuk rasa itu sifatnya hanya sekedar isu yang sengaja dikembangkan oleh oknum tertentu, karena hingga saat ini, belum ada kelompok masyarakat yang mengajukan ijin kepada aparat kepolisian untuk melakukan unjuk rasa.

Disisi lain, Asisten I Drs Ch Hangau menghimbau kepada seluruh masyarakat, terlebih bagi warga di Kecamatan Tamako, untuk tidak terpengaruh terhadap informasi yang berkembang saat ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan informasi yang sengaja dikembangkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Menyangkut jabatan Sekda defenitif, merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Sulut, dalam hal ini Gubernur, tentunya berdasarkan hasil FPT,” tukas Hangau. (nal)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading