Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Totabuan

Kuota Minyak Tanah Kotamobagu Bertambah 20 Ribu Liter

Staff Manado Today   |   11 Agustus 2011 – 11:38 WITA

Kotamobagu Today – Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, mendapatkan ketambahan jatah minyak tanah untuk mengantisipasi kebutuhan warga jelang perayaan Idul Fitri 1432 Hijriyah, sebanyak 20 ribu liter dari jatah sebelumnya.

Demikian seperti dikatakan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koprasi dan Penanaman Modadal (Disperindakkop-PM) Kota Kotamobagu, Decky Kaesang SE, kepada wartawan di Kotamobagu Kamias (11/08/2011).

“Berkat upaya pemerintah Kota, syukurlah kami mendapatkan ketambahan jatah pasokan minyak tanah sebesar 20 ribu liter, dari jatah sebelumnya,” ungkap Decky.

Menurut Decky, penambahan jatah minyak tanah tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan warga selama bulan ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

“Jadi Pemkot Kotamobagu, semenjak awal pekan ini, melalui sub agen yang ada mulai menyalurkan minyak tanah tersebut di seluruh wilayah di Kotamobagu,” jelasnya.

Decky juga mengatakan, ketambahan jatah minyak tanah sebanyak 20 ribu liter tersebut akan berlangsung terus menerus, sehingga kebutuhan warga akan dapat terpenuhi.

Sedangkan untuk pendistribusiannya, setiap kecamatan akan kebagian lima ribu liter dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jadi setiap kecamatan akan kami bagikan sebanyak 5 ribu liter, dan ini sudah dianggap maksimal,” aku Kaesang.

Dikatakannya pula, HET minyak tanah untuk wilayah Kota Kotamobagu adalah sebesar Rp 3.450 perliter. Agar warga yang membutuhkan minyak tanah tersebut masih bisa menjangkau dengan harga yang diberikan.

“Kami tidak mengambil keuntungan sedikitpun. Sebab harga yang kami berikan kepada masyarakat sudah sesuai dengan HET di wilayah ini yakni Rp 3450,” jelasnya.

Terkait dengan adanya kekhawatiran masyarakat dengan adanya aksi penimbunan dan akan berdampak pada terjadinya kelangkaan minyak tanah kedepan. Decky mengatakan, hal itu tidak akan terjadi, mengingat kebijajakan yang diberlakukan Pemkot pada pembagian minyak tanah ini hanya bisa diperbolehkan sampai 20 liter.

“Jadi setiap Kepala Keluarga hanya bisa mendapatkan paling banyak 20 liter. Ini kami lakukan agar seluruh warga bisa mendapatkan minyak tanah ini. Kalaupun nanti ada yang tersisa maka akan kami bagikan lagi,” kata Decky.(ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading