Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Lagi, Manado Jadi Tempat Kunker Pengelolaan PAD

Aldi Mawitjere   |   6 Maret 2012 – 20:38 WITA

Dekab Kotawaringin Timur Kagum Potensi Manado
Manado, (manadotoday.com) – Pertumbuhan ekonomi 7,3 persen di atas rata-rata nasional menjadi daya tarik daerah lain melakukan kunjungan kerja di Kota Manado. Tak ayal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Propinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi salah satu daerah yang ingin mengali informasi tersebut.
Pasalnya, dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, jelas berdampak baik pada perolehan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terlebih dengan dijadikannya Manado sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition), semakin meningkatkan kepercayaan pusat atas daerah yang mengangkat visi Model Ekowisata.
“Penataan kota yang baik serta terjaganya kebersihan menjadi modal utama Kota Manado menjadi primadona baru dan daya tarik bagi wisatawan. Dengan demikian berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah,”ujar Ferry Soetanto Ssos MM mewakili Walikota Manado GS Vicky Lumentut dihadapan personil Dekab Kotawaringin Timur di ruang Toar Lumimuut, Selasa (06/03/2012).
Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun ST, yang bertindak selaku pimpinan rombongan mengatakan kunker yang dilakukan di Manado, semata-mata untuk menggali informasi mengenai pengelolaan PAD. Dimana, hasil kunjungan itu akan dijadikan bahan evaluasi dalam mengawal pembangunan di kabupaten tersebut.
“Kita ingin mengetahui lebih jelas mengenai pen gelolaan PAD Kota Manado, termasuk sumber-sumber pendapatan yang didapat. Ini sangat berguna bagi kami dalam mengawal dan mengawasi jalannya pemerintahan di Kabupaten Kotawaringin Timur,”ujar Rimbun.
Dayung bersambut, Kadis Pendapatan Daerah (Dispenda) Bismark Lumentut SE, menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam mengolah PAD. Menurutnya, sumber PAD diperoleh dari pajak dan retribusi yang ditarik dari masyarakat.
Selain pajak dan retribusi yang biasa ditarik, pengelolaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi promadona baru Pendapatan Daerah.
“Pajak terbesar diperoleh untuk mendongkrak PAD Kota Manado, saat ini adalah BPHTB, yang sebelumnya dikelola langsung pemerintah pusat melalui kantor pajak,”tandas Lumentut.
Selain kagum atas potensi PAD yang dimiliki Kota Manado, dalam kunker tersebut juga terungkap kekaguman mereka atas penataan kota dan kebersihan. Menurut salah seorang anggota rombongan, sejak menginjakkan kaki di Manado, dirinya terpesona denga n kebersihan Kota Manado.
Kunker yang berlangsung penuh keakraban itu, diakhiri dengan penyerahan cenderamata masing-masing daerah.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading