Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Manado

LHKPN Lumentut Saat Pencalonan Walikota Rp 2,3 M

Aldi Mawitjere   |   7 Oktober 2011 – 16:12 WITA

Manado Today – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA, sebelum menjadi Walikota Manado 2010-2015 ternyata sebesar Rp 2,3 Miliar lebih atau tepatnya Rp 2.357.794.093. Jawaban Komisi Pemberantasan Korupsi tersebut tertanggal 21 April 2011. Dimana data diproses Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Cahya H Harefa serta ditandatangani Deputi Bidang Pencegahan KPK Handoyo Sudrajat.

Walikota Manado

Walikota Manado : Vicky Lumentut

Anehnya, jawaban LHKPN dari KPK setelah dilaporkan 16 Juni 2010 tersebut seakan disembunyikan, karena papan pengumuman tersebut berada di tempat yang gelap dan barusan diketahui oleh awak media yang sehari-hari meliput di Pemkot Manado.

Diketahui harta kekayaan orang nomor satu Kota Manado sebesar Rp 2,3 miliar lebih ini telah termasuk harta tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, harta tidak bergerak berupa alat transportasi dan mesin lainnya, harta bergerak, serta giro dan setara kas termasuk usaha lainnya.

Secara rinci, dalam LHKPN menerangkan harta kekayaan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut ini terdiri atas harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) sebesar Rp 1.542.977.000, selanjutnya harta bergerak seperti alat trnasportasi dan mesin senilai Rp 344.000.000, berikutnya peternakan, perikanan, perkebunan, pertanian dan usaha lainnya Rp 320.000.000. Sedangkan harta bergerak lainnya senilai Rp 88.380.000, serta surat berharga Rp 62.437.093.

Peraturan resmi mengeni LHKPN ini sendiri diatur dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme, kemudian Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi dan Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor: KEP. 07/KPK/02/2005 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pemeriksaan dan Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Kewajiban penyelenggara negara terkait LHKPN berkewajiban untuk bersedia diperiksa kekayaannya sebelum, selama dan sesudah menjabat, melaporkan harta kekayaannya pada saat pertama kali menjabat, mutasi, promosi dan pensiun serta mengumumkan harta kekayaannya. LHKPN ini sendiri tak hanya diwajibkan untuk kepala daerah. Karena sesuai Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi, para pejabat Eselon II dan pejabat lainnya, juga wajib untuk mengisi formulir LHKPN.

“Bagi penyelenggara negara yang tidak memenuhi kewajiban LHKPN sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999, maka berdasarkan Pasal 20 undang-undang yang sama akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ujar kepala Badan Kepegawaian Daerah Drs Hanz Tinangon MSi.

Sementara, Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut DEA belum bisa dimintai tanggapan terkait LHKPN ini, karena beliau sedang mengikuti Lemhanas di Jakarta. Namun informasi manadotoday, Lumentut kini sedang mempersiapkan pelaporan kedua kepada KPK.

“Saat ini katanya bapak Walikota sedang menyusun untuk memasukan yang kedua kalinya,”ujar sumber resmi manadotoday.

Terpisah Plt Sekkot yang juga kepala Inspektorat Drs Arnold Kewas mengatakan pihaknya juga sudah memasukan sejak menjabat Inspektorat, namun hingga saat ini belum ada jawaban.

“Saya sudah memasukan namun belum ada jawaban. Sementara terkait LHKPN silakan konfirmasi ke BKD,”tukasnya.(ald)

LHKPN WALIKOTA MANADO GS VICKY LUMENTUT

HARTA TIDAK BERGERAK :
Tanah & Bangunan di Manado (2004) NJOP Rp 226 juta
Tanah & Bangunan di Manado (2005) NJOP Rp 82 juta
Tanah & Bangunan di Manado (1997) NJOP Rp 124 juta
Tanah & Bangunan di Bogor (1999) NJOP Rp 200 juta
Tanah & Bangunan di Bitung (1994) NJOP Rp 124 juta
Tanah & Bangunan di Manado (1996) NJOP Rp 298 juta
Tanah di Bitung (1996) NJOP Rp 29 juta
Tanah di Minahasa (1991) NJOP Rp 61 juta
Tanah di Manado (-) NJOP Rp 252 juta
Tanah di Manado (-) NJOP Rp 145 juta

HARTA BERGERAK :
Mobil Honda 2004 (2005) Nilai Jual Rp 110 juta
Mobil Suzuki SX4 2007 (2009) Nilai Jual Rp 125 juta
Mobil Toyota Kijang 2004 (-) Nilai Jual Rp 100 juta
Motor Honda 2008 (2008) Nilai Jual Rp 9 juta

USAHA LAINNYA :
Rumah Kost (2002) Nilai Jual Rp 200 juta
Rental Kaset & VCD (2007-2008) Nilai Jual Rp 120 juta

HARTA BERGERAK LAINNYA :
Batu Mulia (2003-2004) Nilai Jual Rp 77 juta
Benda Bergerak Lainnya (1998-2007) Niai Jual Rp 11 juta

SURAT BERHARGA :
Rp -

GIRO DAN SETARA KAS LAINNYA :
Rp 62,4 juta

PIUTANG :
Rp –

TOTAL HARTA KEKAYAAN : Rp 2.357.794.093

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading