Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Politik

Liando : Golkar Terlalu Mendewakan Survey

Aldi Mawitjere   |   15 September 2011 – 23:44 WITA

Terkait Kekelahan Partai Golkar di Sangihe

Ferry Liando

Ferry Daud Liando SIP MSi

Manado Today –Terkesan tidak solid dan terlalu mendewakan survey menjadi penyebab kekalahan Partai Golkar di Pemilukada Kabupaten Sangihe. Hal ini diungkapkan Pengamat Politik dan Pemerintahan Sulut, DR Ferry Daud Liando SIP MSi kepada manadotoday Kamis (15/09/2011) sekitar Pukul 22.00 Wita barusan.

Pasalnya, menurut tokoh sukses dibalik kemenangan Paruntu-Tandayu (Pantas) di Minsel ini bahwa ada beberapa hal yang menjadi penyebab kekalahan Partai Golkar di Sangihe.

Pertama, Golkar terkesan tidak solid. Semua mengetahui bahwa Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Drs Vreeke Runtu dan Drs Winsulangi Salindeho (WS) yang akrab disapa Bu Winsu, punya sejarah kelam. Dimana Winsu tidak mendukung Vreeke di Musda lalu, sehingga pengalaman tersebut berdampak pada pemilukada ini.

Kedua, terbatasnya kepekaan Golkar dalam menyediakan figur. Masyarakat sudah semakin cerdas menilai, terutama figur yang bisa di terima publik.

Ketiga, Golkar terlalu mendewakan survey, padahal survey tidak selamanya valid, rehabilitas dan akurat akibat manipulasi sampel. Hal inilah yang menjadikan semakin fatal.

“Bisa saja, data yang ada hanya direkayasa bukan dara akurat. Dan ini harus menjadi pelajaran bagi Partai Golkar kedepan. Kalau pun pola ini terus dipertahankan maka bukan tidak mungkin hal serupa kembali terjadi,”ujar putra Malola, Minsel.

Sedangkan penyebab keempat yakni Golkar terlalu kaku pada aturan. Aturan memang membolehkan Winsu, tapi realitasnya publik sudah jenuh dengan kader yang di calonkan Golkar.

“Kejadian di Bolmong harusnya menjadi pelajaran berarti terhadap penyelengaraan Pemilukada Sangihe oleh Partai Golkar. Nah, kalaupun ini terus dipelihara hingga pencalonan di Minahasa nanti bukan tidak mungkin hal serupa terulang kembali,” terang akademisi muda yang barusan menyelesaikan Gelar Doktoral di Universitas Padjadjaran Bandung tersebut.

Disatu sisi, meskipun masih akan melalui pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas hasil pemungutan suara pada Pemilukada di Kabupaten Sangihe yang digelar Rabu (14/09/2011) tersebut, namun perolehan suara yang diraih pasangan HRM-JEG sebanyak 26.965 suara atau 40,57 persen dipastikan sudah menghantar kedua pasangan yang diusung PDIP sebagai pemenang.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading