Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Minahasa Tenggara

Limbah Merkuri Diduga Cemari Sungai Buyat dan Totok

Staff Manado Today   |   21 April 2011 – 18:43 WITA

Ratatotok Today – Limbah merkuri akibat sejumlah aktifitas tambang di wilayah Ratatotok, diduga sudah mencemari sungai Buyat dan Totok yang berada di Kecamatan Ratatotok. Pasalnya, kondisi air sungai saat ini, sudah tak pernah lagi jernih seperti sebelum aktifitas pertambangan itu muncul.Sejumlah warga yang tak mau namanya disebut, mengatakan, saat ini di wilayah Ratatotok, sudah menjamur pertambangan seperti galian C, tambang batu dasar dan pasir, emas, timah, tembaga batu gamping, yang beroperasi dan dikelola oleh masyarakat di masing-masing Desa di Ratatotok.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Pertamanan dan Kebersihan (BLHKP) Pemkab Minahasa Tenggara Ir.Denny Porayow MSi melalui Kabid Pengawasan, Berty Kawengian mengatakan, berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pihak BLHKP ke wilayah Ratatotok, memang saat ini terdapat sejumlah tambang pengolahan emas yang pembuangan limbahnya dapat mengancam terjadinya pencemaran lingkungan.

”Apabila limbahnya hanya dibuang sembarangan pastinya akan mengalir hingga ke sungai dan tentunya dapat mencemari air sungai yang ada, selain itu juga kandungan merkuri dari limbah yang dihasilkan akan dapat diserap oleh tumbuhan sehingga dapat mengancam keselamatan manusia, Untuk itu masyarakat diminta tidak terlalu individual, karena akibat kelalaian yang dilakukan seseorang, pastinya akan berdampak pada banyak orang,” Jelas Kawengian, saat dihubungi manadotoday.

Lanjut dikatakannya, terkait adanya ancaman limbah merkuri di wilayah tersebut, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah, baik sosialisasi maupun himbauan kepada para pemilik tromol dan tong untuk tidak melakukan pembuangan limbah di sembarang tempat, hal ini perlu dilakukan guna menghindari terjadinya pencemaran lingkungan.

“kesadaran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kelestarian alam yang ada. Selain itu kita juga akan melakukan sosialisasi,” Pungkasnya.(vel)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading