Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Nusa Utara

Longsor di Mahumu Tewaskan Oma Doyana dan Timbun 4 Rumah Warga

Redaksi Manado Today   |   25 Juli 2012 – 16:08 WITA
bencana tanah longsor di tamako

Bupati bersama Sekda Sangihe, saat mengunjungi lokasi bencana tanah longsor di Kampung Mahumu

TAHUNA, (manadotoday.com) – Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Mahumu Kecamatan Tamako, Selasa dini hari kemarin pukul 05.00 Wita, menewaskan seorang nenek bernama Doyana Sahiu (72) dan menyebabkan empat rumah warga serta sebuah sekolah dasar tertimbun tanah longsor.

Warga yang luput dari bencana  tanah longsor tersebut, kepada manadotoday, Selasa (24/07) petang kemarin mengatakan, penyebab terjadinya tanah longsor karena guyuran hujan lebat sejak Senin malam hingga Selasa dinihari.

“Sekitar pukul 05.00, terdengar suara gemuruh sangat keras dari atas gunung. Kami langsung keluar rumah lari ke pinggir pantai untuk menyelamatkan diri, dan dalam sekejap rumah kami hancur berantakan tersapu longsoran tanah dari atas gunung,” ujar Ibu Fandy Bawole, salah satu warga yang luput dari bencana maut tersebut.

Bupati Sangihe, Drs HR Makagansa MSi bersama Sekda Ir Wely Kumentas yang datang langsung ke lokasi bencana, langsung memerintahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ir Reitje Tamboto untuk mendata seluruh rumah yang tertimbun longsoran tanah untuk segera diberikan bantuan berupa bahan makanan, pakaian, tikar, selimut dan kebutuhan lainya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar memberikan bantuan kepada keluarga dari nenek Doyana Sahiu yang meninggal akibat tertimbun tanah longsor.

Dihadapan para korban bencana tanah longsor termasuk keluarga nenek Sahiu, Bupati menyampaikan keprihatinannya sekaligus menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Oma Doyana Sahiu.

Sementara, warga yang rumahnya tertimbun tanah longsor, saat ini tinggal sementara di rumah warga lainya.

Bupati yang turut didampingi isteri tercinta, dr Wisye Rompis, juga menjenguk dua warga yang mengalami luka akibat bencana tersebut di Puskesmas Dagho. (nal)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading