Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Manado

Lucky Korah : EE Mangindaan Cup Momentumnya Tepat!

Aldi Mawitjere   |   22 April 2012 – 22:24 WITA
Persma manado

Lucky Korah

MANADO, (manadotoday.com) – Turnamen sepakbolah EE Mangindaan Cup yang dibagi dalam dua kelompok umur yakni U12 dan U18 secara resmi telah dibuka oleh Lape sapaan akrab Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan di stadion Klabat Manado, akhir pekan. Lantas apa tanggapan mantan Walikota Manado dan Plt Gubernur Sulut Ir Lucky Korah Msi, juga pengila bola, yang sempat membesarkan Persma Manado akan kegiatan ini?Menurut Korah kegiatan Mangindaan Cup ini momentumnya tepat. Paling tidak memotivasi kembali dunai sepakbola di Sulawesi Utara khususnya Persma Manado, yang selama ini lagi terpuruk.

“Muda-mudahan putaran-putaran atau cup-cup semacam ini dapat merangsang para pengurus, tiap perserikatan bikin kompetisilah. Karen terbukti masyarakat Sulut itu sangat merindukan  sepakbola di daerah ini bangkit lagi. Iven ini lebih pada motivasi apalagi yang buat gila bola-nya Indonesia termasuk di Sulut,”terang Pak Lucky.

Korah pun mengingatkan untuk menjadi pengurus itu memang tidak bisa dipaksakan.

“Jadi untuk jadi pengurus itu memang harus benar-benar hobi tidak bisa dipaksakan. Artinya tidak bisa bersungut-sungut menjadi pengurus. Pengalaman saya pertama buat lampu, kemudian stadion di bikin, karena sepakbola itu intertint untuk menghibur masyarakat,”jelas mantan Walikota yang mempercantik tribun utama Stadion Klabat.

Tak pelak, Korah mengingatkan waktu krisis-krisis, daerah lain bolah bergejolak, namun Sulut  Persma mempersatukan.

Bahkan kata Korah, stadion klabat perna melahirkan pemain terbaik dunia. Pasalnya, Ronaldo Luiz Nazario de Lima sebelumnya menjadi pemain terbaik dunia perna melakukan laga persahabatan di stadion klabat bersama  PSV Endhoven vs Persma Manado.

“Jadi intinya mmemotivasilah agar bisa melahirkan kembali bibit-bibit pemain yang bisa mengantikan Fransis Mewengkan, sampai pada kapten Tim Indonesia Firman Utina,”ujarnya sembari mengakui untuk mengatur sepakbola itu tidak gampang.

Lebih jauh dikatakan Korah, meski banyak uang ternyata tidak menjamin pengurusnya bisa kompak. Jadi harus benar-benar lahir dari naluri, hobi ingin mengatur sepakbola.

“Saya telah mengikuti beberapa perserikatan di tingkat nasional, meski banyak uang, namun tidak hobi dan tidak memiliki naluri. Jadi menjadi pengurus itu harus mereka yang gila bola. Padahal potensi Sulut akan sepakbola sangat banyak, terbukti kini banyak yang berlaga di luar,”ungkap Lucky sembari menghimbau seluruh pencinta sepakbola di Sulut untuk mengankat kembali persepakbolaan yang ada.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading