Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Tomohon

Mahasiswa Papua Peduli Korban Gempa Yapen Papua

Redaksi Manado Today   |   3 Juli 2010 – 17:03 WITA

IMIPA Tondano Galang Aksi Kemanusiaan

Penggalangan Dana Korban Bencana Yapen di Tomohon Sabtu Sore

Tomohon Today – Peristiwa bencana alam Gempa Bumi berkekuatan 7,1 SR yang terjadi di kabupaten kepulauan Yapen Papua Barat pada 16 Juni silam, ternyata menyisakan penderitaan bagi sekitar 10 ribu warga yang terpaksa harus kehilangan tempat tinggal, dan saat ini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Ikatan Mahasiswa Indonesia Papua (IMIPA) sebagai bagian dari masyarakat Yapen yang saat ini sedang menanti uluran tangan sebagai bantuan kemanusiaan, untuk meringankan beban pasca terjadinya bencana alam yang menewaskan sedikitnya 30 orang dan 45 luka berat dan ringan serta 12 orang tertimbun longsoran tanah.

Menurut ketua IMIPA Remba Yigibalom pada manadotoday Sabtu (3/07/2010), disela-sela aksi pengumpulan dana di bilangan jalan raya kelurahan Talete I kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon, aksi pengumpulan dana ini merupakan bentuk kepedulian sekitar 50 mahasiswa asal Papua yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano, terhadap sesama warga Papua yang sedang ditimpa bencana alam.

“Saat ini belum ada perhatian serius pemerintah pusat, terhadap korban bencana di Kabupaten Kepulauan Yapen, sehingga kami sebagai warga asal Papua, tergerak hati untuk melaksanaan aksi bakti sosial di jalan-jalan seputar Tondano dan Tomohon,” kata Yigibalom.

Selanjutnya Yigibalom meminta maaf kepada warga Sulut yang kenyamanannya terganggu akibat dilaksanakannya aksi penggalangan dana bantuan kepada saudara-saudara mereka di kabupaten Yapen.

“Apapun bantuan bapak – ibu saudara semua, merupakan sesuatu yang berharga bagi saudar-saudara kami di Yapen. Saya mewakili seluruh rekan-rekan mahasiswa yang sedang melaksanakan aksi penggalangan dana, memohon maaf jika dalam kegiatan ini kenyamanan pengguna jalan menjadi terganggu,”singakatnya.

Sementara itu pantauan portal berita ini, aksi pengumpulan dana korban bencana ini, terlihat unik sebab beberapa mahasiswa/mahasiswi menggunakan pakaian adat Papua, sambil memegang kotak sumbangan yang disodorkan kepada setiap pemakai jalan yang melintas. (mei)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading