Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Bitung, Headline

Mamesah Bantah Kinerja PD Bangun Bitung Tak Maksimal

Aldy Monareh   |   20 Oktober 2011 – 20:40 WITA

Manadotoday.com, Bitung – Direktur Utama PD Bangun Bitung DJ Mamesah, akhirnya memberikan klarifikasi terhadap tudingan warga yang mempertanyakan kinerja pihaknya dalam mengelola Perusahaan yang dipercayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung untuk dikelola PD Bangun.

DJ Mamesah

DJ Mamesah

Menurutnya, bahwa kinerja pihaknya dalam mengelola sejumlah Perusahaan yang masih mendapatkan subsidi dari Pemkot Bitung dan pemerintah pusat ini, sudah maksimal dilakukan, meskipun masih banyak kendala yang harus dihadapi.

“Kami telah berupaya, mengelolah PD bangun ini dengan baik dan terus melakukan terobosan agar perusahaan ini akan terus eksis,” aku Maesah.

Ketika ditanyakan perihal hutang PD Bangun terhadap pihak ke tiga sebesar 25 persen, Mamesah tidak menjawab hal ini, meskipun secara tersirat bahwa pihaknya memang mempunyai hutang di pihak ke tiga .

“Saya tidak akan menjawab hal ini, hanya saja saya akan memberikan gambaran, bahwa pihaknya mendapatkan subsidi tiga sampai empat bulan sekali, saya biayai dahulu baru kemudian meminta penggantian. Nah, jika sudah begini uang dari mana yang akan membiayai operasional PD bangun, “ ujarnya.

Perihal masalah yang membelit Rusunawa manembo-nembo yang sudah hamper sebulan ini tidak menikmati aliran listrik dan air, Mamesah menyatakan bahwa seharusnya hal itu menjadi tanggung jawab penghuni Rusunawa.

“Sesuai kesepakatan sebelum menghuni pembayaran listrik dan air menjadi tanggung jawab penghuni, bukan dibebankan kepada PD bangun,” tandasnya.

Hanya saja memang diakui Mamesah pihaknya kesulitan memberitahukan ke penghuni kamar Rusunawa perihal tunggakan listrik dan air kearena sebagian warga penghuni tidak berada di Rusunawa.

“Kan kasihan bagi mereka yang sudah membayar. Tapi kami akan memberikan batas waktu kepada para penghuni yang selama ini tidak berada di tempat, dan akan dikeluarkan jika tidak menyelesaikan tunggakan,” tandasnya.

Perihal belum beroperasinya KMP Tude, Mamesah mangakui bahwa pihaknya kesulitan anggaran untuk menyediakan airtruft yang sudah kadaluarsa, karena sesuai aturan ini harus diganti dan biayanya cukup besar.

“ Kita tidak ada anggaran untuk itu, namun kita akan berupaya tindaklanjuti itu agar KMP Tude sudah bisa beroperasi,” pungkasnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading