Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » DPRD Sulut, Politik

Mamonto : Penambang Seharusnya Dibina Bukan Ditertibkan

Redaksi Manado Today   |   21 Maret 2011 – 11:23 WITA

Manado Today – Maraknya aktifitas Penambang Liar Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan lindung dan hutan produktif di Sulawesi Utara (Sulut), seharusnya diberikan pembinaan dan bukan ditertibkan karena bisa berdampak negatif untuk stabilitas daerah.
“Masyarakat yang menjadi PETI hanya karena desakan ekonomi, bukan dengan sengaja untuk merusak lingkungan,” kata anggota DPRD Sulut Anton Mamonto.
Sebagian besar PETI tersebar di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Selatan yang memang kawasan hutan lindung dan banyak mengandung sumber daya alam seperti emas. Kemudian ada di kawasan tambang rakyat Kabupaten Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Minahasa Utara dan Sangihe.
Kebijakan pemerintah untuk melakukan penertiban dengan melibatkan kepolisian, malah akan menciptakan sikap apatis masyarakat, karena kegiatan menambang emas hanya untuk mencari uang semata.
Harusnya diberikan pembinaan dengan meminta untuk tidak sembarangan menggunakan limbah tambang seperti sianida dan merkuri di sembarangan tempat, karena bisa merusak lingkungan.
Kemudian melarang merusak kawasan konservasi hutan dengan menebang sembarangan pohon, membuka lahan baru dan sebagainya tanpa kajian matang.
“Kalau mau ditertibkan penambang liar itu, mereka bisa berpindah tempat ke lokasi lain yang ada potensi emas juga,” ujarnya, sambil menyebut limbah terbanyak sebenarnya berasal dari perusahaan tambang yang memiliki izin.
Sementara untuk mengalihkan profesi mereka dari penambang ke petani atau sebagainya, dinilai agak sulit jika tidak ada keahlian khusus atau tidak ditopang dengan modal dari pemerintah maupun perbankan. (ann/jwt)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading