Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Tomohon

Mamuaja : Lurah dan Camat Harus Jadi Contoh tak Main Judi

Ardi Kalumata   |   23 Februari 2012 – 20:20 WITA
Asisten I Pemkot Tomohon

Asisten I Pemkot Tomohon, Drs Gerson Mamuaja

Tomohon, (manadotoday.com)—Asisten I Pemkot Tomohon yang membidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Tomohon Drs Gerson Mamuaja menegaskan, para Lurah dan Camat di Kota Tomohon harus menjadi contoh dan teladan di masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktek perjudian.
Hal ini diungkapkan Mamuaja saat memberikan materi pada Penyuluhan Pencegahan Praktek Perjudian yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Kota Tomohon yang dilaksanakan Kamis (23/2) di SMK Negeri Tomohon di Kelurahan Woloan I Tomohon Barat yang dihadiri siswa-siswi sekolah tersebut ditambah lurah, perangkat kelurahan se-Tomohon Barat serta tokoh-tokoh masyarakat.
‘’Ya, aparat pemerintahan seperti lurah, camat bersama-sama memerangi perjudian di masyarakat, karena praktek judi sangat mengganggu di masyarakat. Pemberian pemahaman tentang hal negative yang diakibatkan oleh perjudian harus selalu dilakukan oleh lurah maupun camat,’’ kata mantan Pejabat Walikota Tomohon ini.
Menurutnya, dalam memberantas perjudian melalui razia, pemerintah bekerjasama dengan aparat kepolisian. Sementara pembawa materi lainnya dari Polres Tomohon, Ipda Ronny Rondonuwu mengatakan, pihaknya memang tidak kompromi dengan yang namanya perjudian. Barang siapa yang melakukan praktek perjudian, di dikenakan Pasal 303 dalam KUHP.
‘’Bentuk perjudian ada banyak. Seperti main kartu atau alat lainnya hingga pada Toto Gelap yang menggunakan kupon dengan hadiah uang atau melalui ketangkasan,’’ katanya.
Praktek judi katanya, tidak dibenarkan oleh hukum sehingga mereka yang kedapatan main judi harus berhadapan dengan hukum.
Sebelumnya, pembawa materi yang mewakili tokoh agama Pdt D Sompe MTh mengatakan, dalam agama juga, judi sama sekali tidak diperkenankan untuk dilakukan.
‘’Semua agama menghendaki terjadinya praktek perjudian. Jadi, masyarakat memang harus terus diberi pemahaman tentang judi dan apa dampak yang akan ditimbulkannya,’’ kata Sompe. (ark)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading