Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Advetorial, Berita Pilihan, Headline, Manado

Mangkirnya 13 Anggota DPRD Manado Mendengarkan Pidato Presiden, Dampak Belum Ada BK

Staff Manado Today   |   18 Agustus 2011 – 10:40 WITA

Manado Today – Ketidakhadiran 13 anggota Dekot Manado mendegarkan pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ternyata masih menjadi perbincangan bagi masyarakat Kota Manado. Tak pelak, sejumlah kalangan menilai hal ini dampak dari belum adanya Badan Kehormatan (BK) di DPRD Kota Manado.

sekwan manado

Sekretaris DPRD Kota Manado : Drs Denny Mandagi MSi.

“Ketidakhadiran sejumlah Anggota DPRD pada pidato Presiden dampak dari belum adanya BK di gedung Tikala tersebut,” ujar Widdy Rorimpandey SP MPd kepada manadotoday.

Lanjut dikatakan akademisi muda ini, harusnya ini menjadi tamparan keras atas bagi pimpinan DPRD Kota Manado. Dengan belum adanya BK dampaknya sangat besar bagi agenda-agenda legislatif. Bukan tidak mungkin banyak agenda Pemkot yang terabaikan. Padahal sebetulnya legislator didesak untuk menyelesaikan berbagai agenda agar tidak menghambat program pembangunan yang telah direncanakan dan menjadi program Pemkot Manado.

“Preseden buruk bagi institusi Dewan dan berdampak pada program pemerintah. BK harus secepatnya dibentuk agar tidak lagi anggota DPRD yang mangkir. Persoalan klasik ketua akan adanya PAW bagi semua calon BK itu urusan belakangan karena ada revisi,”jelasnya.

Dari data yang berhasil dirangkum, tidak ada alasan yang mengapa ketidakhadiran mereka di ruang paripurna Dekot Manado saat itu. Pelak saja, sejumlah kursi anggota dewan kosong tanpa penghuni. Yang hadir dalam pidato kenegaraan itu diantara Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Wakil Walikota Harley Mangindaan, Ketua Dekot Danny RWF Sondakh, dan 2 Wakil Ketua Dekot Manado yakni Mor Bastiaan dan James Karinda.

“Hanya Wakil Ketua Komisi D Amir Liputo yang mengkonfirmasi tidak akan hadir sebab sedang menghadiri kedukaan,” ujar Sekwan Drs Denny Mandagi.

Untuk diketahui, legislator Manado yang tidak mengikuti pidato kenegaraan yang setiap menyambut 17 Agustus, yakni Sultan Udin Musa (FPG), Merry Sidartha (Barnas), Amir Liputo (PKS) yang ijin, Ronny Eman (FPG), Anri Mailoor (Demokrat), Richard Sualang (PDIP), Hesky Naray (FPG), Sendy Rumondor (Gerindra), Audy Lieke (Gerindra), Ricky Mewengkang (Gerindra), Widjayanto Patonti (PAN) serta Hanny Polii (Hanura).(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading