Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Press Release

Mantan Atlit Bola Voli Dukung PNIEL TOS

Staff Manado Today   |   3 September 2012 – 22:36 WITA

MANADO, (manadotoday.com) —Para mantan atlit PON Sulut mendukung kegiatan PNIEL TOS yang tengah berlangsung ini. Pasalnya, dengan banyaknya kegiatan atau iven lomba bola voli akan munculkan bibit baru dan kedepan bisa membawa nama Sulut di kancah nasional dan internasional.

Sebut saja, Steve Sigarlaki mantan atlit PON junior era 90 an, dirinya melihat dengan adanya iven PNIEL TOS akan lebih menggirahkan cabang olahraga bola voli khusunya di Sulut.

“Bisa dilihat sendiri begitu banyak pemain muda yang muncul dalam pertandingan yang digelar PNIEL, ini tentunya akan berdampak positif pada pengembangan skill pemain. Saya melihat ada pemain dari berbagai daerah seperti sangihe dan dari kabupaten dan kota di Sulut yang ikut di PNIEL TOS. Ini membuktikan kalau memang di Sulut sangat butuh pertandiungan serupa ini,”terang Sigarlaki, Senin (3/9/10).

Lain lagi komentar, Novi Kilanta mantan atlit bola voli Sulut, dirinya berharap cabang olahraga voli bisa mendapat support dari pemerintah.

“Banyak bibit-bibit mudah yang ada namun dalam pengembangan karir dan skill masih minim dilakukan. Untuk itu baiknya ada perhatian serius dari pemerintah seperti melaksanakan iven serta bantuan peralatan serta motivasi secara penuh,”ujar atlit voli tahun 90-n ini.

Ditambahkan, atlit voli Firman Kumajas, jika perlu pemerintah agendakan pertandingan antar klub se Sulut di setiap tiga bulan, karena dengan begitu pemain yang menonjol akan terlihat untuk dilanjutkan dengan program penyaringan untuk pertandingan di skala nasional.

“Pada ujung-ujungnya juga nama daerah kita yang akan harus ketika klub bola voli asal Sulut atau Manado yang berprestasi. Jadi dengan adanya PNIEL TOS diharapkan bisa membuka hati pemerintah agar bisa mendukung dan mensuport olahraga ini,”ujar Kumajas.

Khusus atlit PON cabang bola Voli, harus diakui, kondisi kesulitan tengah membayangi persiapan kali ini, untuk dapat mengukir prestasi. Karena, pada latihan persiapan atlit tersebut hanya mendapat bagian bola bekas.

Refly Sarosa, pelatih tim PON bola Voli menyatakan, target yang dipasang untuk timnya adalah berada di empat besar. Kisah sedihnya kontingen Sulut minimnya peralatan, menggunakan bola bekas, para atlet juga belum memiliki kaos latihan.

Namun, kendati dalam kekurangan, Sarosa bersyukur masih dapat berlatih.

“Rencananya, tim berangkat ke Riau pada 6 September nanti. Kami berharap dapat berangkat lebih cepat, agar dapat menjajaki lapangan sebelum tanding,”ungkapnya.

Untuk diketahui, prestasi terbaik bola voli khusus puteri Sulut selama mengikuti PON, terjadi pada PON XIII 1993, yakni berada pada ranking kelima.(*)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading