Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Masyarakat Adat Masata Tuding Walikota dan DPRD Bitung Pembohong

Aldy Monareh   |   6 Juni 2012 – 09:45 WITA

BITUNG, (manadotoday.com) – Ratusan warga yang menamakan diri masyarakat adat Manembo-nembo, Sagerat dan Tanjung Merah menuding bahwa Walikota Bitung Hanny Sondakh serta pimpinan DPRD telah melakukan pembohongan terhadap masyarakat adat Masata.

Alasannya karena apa yang telah dijanjikan oleh Walikota dan DPRD Bitung sewaktu hearing menyangkut persoalan HGU PT ASSA seluas 96 Hektar di Kelurahan Manembo-nembo, hingga kini tidak terealisasi.

Hal ini diutarakan sejumlah warga ketika menghadiri sidang lanjutan gugatan masyarakat adat Masata terhadap Pemkot dan DPRD Kota Bitung, di Pengadilan Negeri (PN), Selasa (5/6).

”Tanah HGU PT Assa adalah tanah masyarakat adat Masata,” teriak sejumlah masyarakat adat Masata di luar gedung PN Bitung.

Meraka juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Walikota dan DPRD yang terkesan tidak peduli dengan tuntutan warga masyarakat adat Masata dalam upaya mengelolah tanah HGU PT Assa ini. Padahal menurut mereka Walikota, yang memberikan instruksi agar warga mengambil alih tanah HGU PT Assa, namun ironisnya saat ini Walikota justru yang menghalang-halangi warga.

”Ini kan aneh, Walikota menginstruksikan kami, untuk mengambil alih tanah eks HGU PT Assa karena sudah tidak diperpanjang lagi. Tapi sekarang kenapa Walikota justru berbohong kepada Rakyat yang telah memilihnya,” ketus warga.

Bukan hanya Walikota Bitung Hanny Sondakh, Ketua DPRD Bitung Santi G Luntungan ST, juga tak luput dari tudingan warga dimana warga menilai Luntungan tidak mempu memperjuangkan hak warga dengan memberikan rekomendasi menggarap tanah eks HGU seluas 96 Hektar ini. Padahal DPRD kata warga telah berjanji akan memberikan rekomendasi menggarap tanah tersebut pada hearing beberapa waktu lalu.

”Kami pertanyakan kapasitas DPRD yang tak mampu memperjuangkan aspirasi warga apalagi Ketua DPRD SGL. Padahal kami warga yang tinggal di deerah pemilihan (Dapil, red) satu yang merupakan Dapil Ketua DPRD Bitung,” tandas mereka

Sembari berharap Pemkot dab DPRD akan memberikan solusi terbaik menyangkut permasalahan ini. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading