Masyarakat Pertanyakan Penggunaan ADD 2011 Minahasa Selatan
Amurang, (manadotoday.com) – Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2011 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), diduga sejumlah elemen masyarakat dipertanyakan warga penggunaannya. Pasalnya diduga Dana ADD yang diplot dari APBD sebesar Rp 15 Milliar ini penggunaannya tidak jelas.
”Kami pertanyakan penggunaan ADD tahun 2011. Sebab diduga penggunaan ADD yang diperuntukan pada setiap Desa ini diduga banyak yang bermasalah,” ujar Hesky Liando warga Amurang, kepada manadotoday, Kamis (9/2/2012).
Menurut Liando, dari informasi yang ia dapatkan di sejumlah Desa di Minsel penggunaan ADD ini tidak transparan kepada masyarakat. Apalagi Pembangunan yang berasal dari ADD ini tidak nampak. Kalaupun ada itu hanya sebagian kecil.
”Kami minta Pemkab Minsel menindaklanjuti hal ini,” ucap Liando sembari meminta pihak berwajib melakukan penyelidikan terhadap penggunaan ADD ini di setiap Desa di Minsel.
Sementara itu, Kepala BPMD Minsel Olive Lumi SSTP ketika di konfirmasi manadotoday mengaku saat ini pihaknya sementara mengevaluasi laporan dari masing-masing desa.
“Jika evaluasi laporan pertanggungjawaban ADD setiap Desa sudah selesai, kami akan ke publik apakah penggunaan ADD itu sesuai ketentuan atau tidak,” ujar Lumi berharap agar masyarakat terus membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan ADD ini. (dav)
Berita Yang Mungkin Berkaitan :








Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.