Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Nusa Utara

Mendagri Turut Musnahkan Ribuan Botol Miras di Talaud

Staff Manado Today   |   7 Mei 2011 – 19:15 WITA

Manado – Dalam kunjungannya ke Talaud, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi ikut dalam pemusnahan minuman keras (Miras) hasil sitaan pihak kepolisian di Kabupaten Kepulauan Talaud.Mendagri yang melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kepulauan dan daerah terluar di Sulut itu, berharap seluruh Miras tidak berizin yang masuk Indonesia harus dimusnahkan.

Mendagri dan Gubernur Sulut SH Sarundajang secara simbolis langsung menghancurkan beberapa botol minuman keras dari berbagai merk yang ada, baik pasokan dalam negeri maupun dari luar negeri.

Ada sebanyak 5.202 botol minuman keras yang disita pihak kepolisian di daerah, karena dinilai berpotensi menciptakan kerawanan sosial dan kriminal, sehingga harus dimusnahkan.

Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut Christian Sumampow mengatakan, kunjungan kerja Mendagri ke daerah kepulauan, untuk menyaksikan langsung keberadaan masyarakat di daerah itu, serta kondisi infrastruktur yang ada.

Bahkan Mendagri sudah melakukan pertemuan dengan pemerintah Kabupaten Talaud serta tokoh masyarakat setempat, guna mendapatkan masukan terkait pembangunan yang ada.

“Sebagian besar keluhan warga soal minimnya sarana infrastruktur penunjang kegiatan perekonomian masyarakat. Dan Mendagri sudah menjanjikan untuk memberikan porsi tersendiri terkait sarana dan prasarana di daerah perbatasan dan kepulauan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Mendagri menyerahkan bantuan tiga unit motor untuk operasional Polres Kabupaten Talaud, serta bantuan generator untuk membantu pasokan energi listrik bagi masyarakat kepulauan yang belum memiliki pasokan listrik.

Selain bertatap muka dengan masyarakat, pada malam harinya juga Mendagri bersama rombongan Muspida Sulut langsung bergerak menuju pulau Karatung dan Miangas, karena keduanya sangat berdekatan dengan negara tetangga Filipina.

Untuk menuju ke dua pulau terluar tersebut, rombongan Mendagri hanya akan menggunakan kapal angkutan Sangiang, karena akan melakukan berbagai kegiatan juga di pulau itu. (ann/raf)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading