Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Pemerintahan

Mendesak, Peningkatan Reboisasi Hutan

Redaksi Manado Today   |   22 Agustus 2010 – 13:09 WITA

Manado Today – Akibat pembalakan liar yang kerap terjadi, kondisi Hutan yang ada di Sulawesi Utara dari hari kehari mengalami penyusutan yang cukup signifikan.

Hal seperti ini jika dibiarkan terus menerus akan sangat berpengaruh pada timbulnya berbagai bencana akibat pengerukan hutan yang semakin tak terkendali.

Karena dasar tersebut, Pemerintah Provinsi Sulut didesak untuk terus menggalakkan program Reboisasi. Hal ini disuarakan  Ketua FPG Deprov Sulut, Edison Masengi.

Dikatakan Masengi, kondisi hutan Sulut saat ini sangat memprihatinkan karena dari waktu ke waktu mengalami pengrusakan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab.
” Untuk menyelamatkan hutan program reboisasi harus lebih ditingkatkan dan berkelanjutan baik dari segi kuantitasnya maupun kualitas,dan yang paling penting adalah peran semua pihak terkait dalam menjalankan program ini,”tandas Masengi.
Dikatakannya lagi Pemprov harus teliti dalam memberikan ijin HPH,demi pemeliharahan Hutan. ” Agar Hutan tetap lestari,itu harus menjadi tanggung jawab kita semua demi generasi kita selanjutnya,” himbau Masengi. (lou)

(almon)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading