Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Pemerintahan

Menteri Kelautan dan Perikanan Buka Musrembang Regional Sulawesi

Tonny Sumakul   |   11 April 2012 – 18:36 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sharif Cicip Sutardjo, membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Muserambang) Regional Sulawesi,  yang berlangsung di Grand Kawanua Convention Center (GKCC) Manado, Rabu (11/4).
Dalam sambutannya, Menteri mengingatkan akan pentingnya koordinasi seluruh wilayah Sulawesi, untuk menuju pada pembangunan yang semakin maju di semua sektor.
“Musrembang ini mudah-mudahan akan menghasilkan terobosan penting, guna majunya pembangunan di wilayah Sulawesi,” kata Menteri.
Kata dia, pembangunan infrastruktur wilayah Sulawesi juga, harus mengacu pada kerangka Master Plan Perluasan dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), Master Plan Percepatan dan Perluasan Penanggulangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI), dan juga dalam rangka Domestic Connectivity.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam sambutannya, mengatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang ini, adalah salah satu instrumen penting, guna penyusunan rencana kerja pemerintah (RKP), dengan tujuan  mempertajam prioritas pembangunan setiap wilayah di Sulawesi.
“Kegiatan ini juga, sekaligus membahas program strategis pemerintah, untuk kemajuan wilayah Sulawesi,” ujar Sarundajang.
Lanjut Sarundajang mengatakan, untuk laju pertumbuhan ekonomi (LPE) wilayah Sulawesi yang sebagai koridor IV dari master plan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia, mencapai angka di atas 7 persen, sebagai Wilayah Kinerja Pertumbuhan Tertinggi di Indonesia.
“Namun kendati begitu, kontribusi wilayah Sulawesi untuk pengurangan kesenjangan antar wilayah, relatif masih kecil. Hal itu disebabkan PDRB per-kapita, masih rendah dibandingkan wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan,” ungkap Sarundajang.
Disisi lain, orang pertama Sulut itu, mengaspresia akan penanganan kemiskinan si Sulut, dimana angka kemiskinan untuk wilayah Sulawesi, dibawah rata-rata angka nasional, yang berada di angka 13, 3  persen.
“Ini juga merupakan peran penting Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, yang terus melakukan program pengentasan kemiskinan,” terang Sarundajang.
Sementara untuk angka pengangguran kata SHS sapaan akrabnya, terus mengalami penurunan, dimana saat ini rata-rata daerah berada dibawah 8 persen. Kemudian untuk produksi padi nasional yang mencapai 66 juta, tujuh juta ton diantaranya, berasal dari Sulawesi.
“Sementara untuk tanaman kakao, dari angka produksi nasional 845 ton, sekitar 475 ton dihasilkan dari Sulawesi. Dan untuk rumput Laut, Sulawesi menyumbang 60 persen dari produksi nasional,” terang Sarundajang.
Hadir pada kegiatan itu, sejumlah Kepala daerah baik dari tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di wilayah Sulawesi. (ton)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading