Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Bitung, Headline

Minyak Tanah di Bitung Tembus Rp 15 Ribu

Aldy Monareh   |   21 Januari 2012 – 14:01 WITA

Selain susah didapatkan, harga Minyak Tanah di tingkat pengecer juga melambung tinggi (tampak antrian jerigen dalam Operasi Pasar MT di Kelurahan Girian Indah beberapa waktu lalu)

Bitung, (manadotoday.com) – Kendati pencabutan subsidi terhadap Minyak Tanah (MT) nanti akan dilakukan pada 1 Februari mendatang, namun harga MT di sejumlah wilayah di Kota Bitung terus mengalami kenaikan yang sangat signifikan hingga Rp 15 ribu per liter.
Fredy, salah satu Nelayan asal Aertembaga yang hampir setiap hari menggunakan minyak tanah, mengungkapkan bahwa tidak seperti bulan Desember silam, yang hanya mencapai Rp 6 hingga 9 ribu per liter, akhir-akhir ini harga minyak tanah yang di jual oleh pedagang eceran melambung hingga Rp 15 ribu.
Begitupun dengan pengakuan Norma salah satu ibu rumah tangga asal Kadoodan, yang mengaku juga akhir-akhir ini sering membeli MT di Pasar Tradisional yang dijual para pedagang eceran, dengan harga yang berfariasi dari Rp 12.500 hingga Rp.15.000 ribu, karena jatah MT bersubsidi yang Ia dapatkan sangat sedikit hanya 3 liter per minggu dan itupun jika kebagian jatah.
”Kenaikan harga ini dimanfaatkan para pedagang eceran karena jatah MT bersudsidi untuk warga telah dikurangi. Anehnya lagi harga Industri kan hanya Rp 9 Ribu lebih, tapi kenapa saat ini harga yang di jual para pedagang eceran sudah jauh melebihi harga eceran?” tanya IRT ini.
Diapun berharap kenaikan harga MT yang sangat signifikan ini secepatnya akan ditindaklanjuti pemerintah.
”Kami berharap ini segera ditindaklanjuti, agar warga kecil seperti kami tidak akan terus menerus di rugikan oleh para pedagang,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Bitung Oktaf Kandoli, yang berkali-kali dikonfirmasi manadotoday tidak bisa dihubungi karena telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

& Komentar »

  • joko arendra mengatakan:

    di minahasa, gorontalo sdh mulai ada gerakan pengenalan ethanol untuk menggantikan mitan, kenapa di bitung belum ya? selain jauh lebih aman, juga bisa dibuat sendiri, mudah2an pemkab ada inisiatif untuk memasyarakatkan etanol, sdh saatnya masyarakat mandiri energi, krn bahan bakar fosil semakin lama semakin mahal dan habis

  • hadez mengatakan:

    gila,,harganya hampir sama ama harga LPG 3 kg,,
    kayu bakar aja dah lo gitu

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading