Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Headline, Manado

Montori : Laporan Mantan Bendahara Dispar Manado Tidak Mendasar

Aldi Mawitjere   |   3 Mei 2012 – 08:01 WITA

MANADO, (manadotoday.com) – Kepala Bagian Humas dan Protokoler Drs Soleman Montori MPd yang adalah jurubicara Pemkot Manado, membanta keras laporan mantan bendahara Dinas Pariwisata Kota Manado, Enny Umbas ke Kontras dan LPSK, yang menyeret-nyeret nama Walikota Manado GS Vicky Lumentut. Bahkan menurut Montori, laporan dugaan korupsi tersebut, sangatlah tidak mendasar, tidak benar dan murupakan fitnah.

“Enny sedang membangun  peradilan opini dengan cara memfitnah dan menghukum orang lain. Jadi yang Dia (Enny,red) lakukan saat ini adalah memutar balikan fakta, malah telah mencoreng nama baik Walikota,”tegas Montori.

Untuk itu, kata Montori cara yang dilakukan oleh mantan bendahara itu, merupakan komoditi yang tidak laku lagi dijual dalam mempengaruhi publik. Pasalnya, Dia itu awalnya telah dilaporkan kontraktor dalam proyek di Dinas Periwisata ke Polda Sulut, terkait masalah pengelapan dana Rp 800 Juta. Anehnya, dia melapor dugaan korupsi dengan melibatkan walikota.

“Jadi, terlalu mengada-ada karena Pak Wali saja tidak tahu akan persoalan itu,”ujar mantan Kabag Kesra itu sembari menambahkan bahwa publik lebih tertarik dengan konsep yang sehat dan membangun kehidupan.

Olehnya, laporan tersebut bersumber dari pemikiran yang tidak sehat dari mantan seorang bendarah dan merupakan pembohongan publik.

“Jadi  sesunggunya yang bermasalah itu Dia (enny,red), karena sudah dua bulan tidak masuk kerja. Bahkan sudah tiga kali mendapat penggilan BKD, terkait kehadirannya namun mangkir. Tak sampai disitu, Dia juga sementara dalam proses pemeriksaan khusus dari Inspektorat, atas pertanggung jawaban keuangan,”jelas Montori seraya menegaskan bahwa keberangkatan ke luar daerah tanpa ijin atasa langsung.

Ditempat yang sama Pelaksana Tugas Kadis Pariwisata, Peter KB Assa menambahkan Enny merupakan PNS di Bagian Umum Setda Manado yang diperbantukan di Dispar sebagai bendahara sejak Februari 2011 lalu. Karena terkait berbagai masalah diberhentikan jabatannya dari bendahara dan dikembalikan ke Bagian Umum lagi.

“Katanya dia (Enny, red) memiliki data korupsi yang dibawa ke KPK. Saya katakan itu tidak benar. Data yang dia kumpul merupakan berkas yang sudah dibuang kemudian dia kumpulkan,” tutur Peter yang didampingi mantan Kadispar, Hendrik Waroka.

Ditambahkannya, pihak Disparbud menghormati proses hokum yang berlaku dan jika memang dibutuhkan keterangan tentang materi laporan dari Eny, maka pihaknya akan sangat siap memberikan penjelasan yang sebenar-benarnya. “Kami akan memberikan keterangan sesuai bukti dan dokumen yang benar,”pungkasnya.

Sementara itu, Enny Umbas mengatakan telah meloporkan hal ini ke Kepala Divisi Advokasi dan HAM Kontras danLembaga Perlindungan Saksi Korban (LPSK).(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading