Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Berita Pilihan, Headline, Minahasa Selatan

Nasib 109 Honda Minsel, Makin tak Jelas

David Masengi   |   17 September 2011 – 10:51 WITA

BKD Lempar tanggung Jawab ke Bagian Ortal

Rori Fernandus

Rori Fernandus SE

Amurang Today – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) harusnya menjadi tempat untuk melakukan konsultasi semua yang berhubungan dengan pegawai pemerintahan di daerah. Namun tidak demikian di Minsel. Pasalnya, nasib 109 tenaga Honda yang telah lolos verifikasi dan sudah mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat, makin tak jelas.

Parahnya lagi, BKD yang adalah instansi teknis terkait nasib 109 tenaga Honda tersebut malah lempar tanggung jawab ke bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) Sekretariat Daerah.

“Kita telah melakukan konsultasi terkait nasib kami sebagai honorer yang telah lolos verifikasi, namun mereka (BKD,red) mala menyuruh menanyakan ke pihak Ortal. Nah, inilah yang menjadi pertanyaan kami, kerena santer terdengar 109 Honda tersebut akan diganti dengan nama-nama yang baru,” koar mereka sembari mengungkapkan agar namanya dirahasiakan.

Terpisah, kepala BKD Minsel sebelumnya Rori Fernandus SE, yang adalah tokoh kunci dibalik sukses lolosnya 109 honda tersebut mengatakan, harusnya pihak BKD memberikan penjelasan karena mereka telah mendapat persetujuan pusat.

“Mereka itu telah lolos verifikasi dan telah mendapat persetujuan Pusat,”ujarnya kepada manadotoday.

Rori ketika disinggung adanya indikasi pergantian nama baru dari pihak-pihak tertentu, Dia mengatakan hal tersebut kebijakan fatal karena bisa berujung ke ranah hukum.

” Tidak bisa diganti 109 orang ini, kalau itu terjadi maka pidana,”singkatnya.

Seperti diketahui, Kementrian Dalam Negeri dan Kementrian Pendayagunaan Aparatarur Negara dan Reformasi birokrasi kini sedang melakukan penataan terhadap jumlah PNS berdasarkan kebutuhan di daerah. Infomasi lain, untuk tahun 2011 juga Minsel tidak akan melakukan penerimaan CPNS, hanya akan mengakomodir tenaga Honda. Hal ini berdasarkan moratorium yang diberlakukan pemerintah pusat lewat kepurusan SK tiga menteri.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading