Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Nelayan “Blokir” Pipa Aspal Curah di TPI Amurang

Staff Manado Today   |   26 Juli 2011 – 20:48 WITA

Amurang Today – Sejumlah nelayan di Minahasa Selatan (Minsel), mulai melakukan pemblokiran terhadap penyaluran aspal curah yang di lakukan oleh salah satu perusahaan aspal curah yang beroprasi di Kabupaten Minsel.

Pasalnya, pipa aspal curah yang biasanya terpasang di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan di lingkaran halaman Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Minsel, mulai dicabut nelayan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun manadotoday, Selasa (26/7/2011) tadi, para nelayan ini juga, mulai menutup bagian ujung pipa dengan karung, supaya sisa aspal curah tak jatuh di dermaga.

Sejumlah nelayan Minsel mengaku, setiap kali ada penambatan kapal untuk menyuplai aspal curah itu, pasti ada saja kerusakan yang terjadi di pelabuhan atau dermaga TPI.

“Kalau kami lihat dermaga ini sudah tidak bisa lagi bertahan cukup lama, sebab kalau melihat kondisi seperti ini,” ujar sejumlah nelayan di lokasi TPI.

Para nelayan ini berharap pemerintah bisa meninjau kembali penempatan pipa aspal curah yang langsung berada di dermaga. Sebab buktinya, ketika ada kunjungan dari derektorat jenderal (Dirjen) perikanan beberapa waktu lalu, justru pipa tersebut dicabut.

“Kami minta pemerintah ambil langkah tegas. Jangan hanya karena ingin menarik investasi, kemudian hasil tangkapan ikan kami jadi korban,” kata sejumlah nelayan.

Sementara itu, Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Amurang Lorenso Mewengkang ketika di konfirmasi manadotoday membenarkan hal tersebut. Mewengkang mengaku, memang untuk keluhan pipa aspal curah itu, hampir setiap hari disampaikan nelayan.

“Ya, sebagian pipa sudah dicabut nelayan. Itu membuktikan kalau nelayan juga semakin kuatir dengan hasil tangkapan mereka,” ujarnya, seraya menambahkan kalau desakan dari para nelayan kepada pemerintah semakin tinggi.

Mereka berharap dermaga atau pelabuhan TPI bisa diselamatkan untuk jangka waktu yang lama. Kondisi ini juga diakuinya, lantaran Dirjen Tangkap Pusat juga melarang adanya aktivitas aspal curah di pelabuhan TPI tersebut. (dav)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading