Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung

Nelayan dan Pengusaha Perikanan di Bitung Keluhkan Pungli di Laut

Aldy Monareh   |   22 Mei 2012 – 22:06 WITA

BITUNG (manadotoday.com) – Sejumlah Pengusaha Perikanan dan Nelayan di Kota Bitung, mengeluhkan praktek pungutan liar yang diduga dilakukan oleh para oknum penegak hukum di Laut. Pasalnya pungli yang diduga oleh para penegak hukum ini sudah sangat meresahkan. Padahal para Nelayan dan Pengusaha Perikanan ini mengaku telah mengantongi Surat Ijin Berlayar ketika hendak melaut.

”Praktek pungli di laut saat ini sudah tidak bisa ditolerir lagi. Sebab mulai dari pengurusan administrasi hingga berlayar praktek Pungli tidak bisa dihindari,” keluh salah satu Pengusaha Perikanan di Kota Bitung yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Ironisnya kata Pengusaha Perikanan ini, pungli yang dilakukan terjadi ketika Nelayan hendak membawa hasil tangkapan ke Bitung. Dimana ada sekitar delapan Kapal Patroli yang berdalih melakukan pemeriksaan serta meminta jatah.

”Alasannya melakukan pemeriksaan dokumen seperti buku pelaut ABK, Crue list, dan pengecekan warga asing,” katanya.

Ia menduga hali ini hanya akal-akalan saja. Sebab kata dia mereka sudah mengantongi SIB, yang didalamnya sudah mencakup seluruh persyaratan yang sering ditanyakan oknum penegak hukum di laut ini.

”Kami kan tidak mungkin melaut jika tidak memiliki SIB,” ujarnya.

Lanjut dia, Harusnya para oknim penegak hukum ini tugasnya melakukan pengawasan di wilayah perbatasan guna mengawasi Kapal-kapal yang membawa ke luar hasil tangkapan mereka. Namun sebaliknya pungli yang dilakukan oleh oknum penegak hukum di Laut ini, justru hanya mempersulit para Nelayan ketika membawa hasil tangkapan.

”Karena pada dasarnya hasil yang kami bawa untuk menunjang hasil Perikanan di Kota Bitung,” ujarnya.

Ia berharap ini akan menjadi perhatian pemerintah agar tidak akan ada lagi pungli di Laut. Apalagi saat ini sudah ada Bakorkamla yang melindungi para Nelayan lokal dari praktek pungli.

”Ini juga agar Pengusaha dan Nelayan akan merasa nyaman ketika hendak melaut. Apalagi di negara seperti Singapura dan Malaysia justru para petugas patroli mengawal para Neayan ketika hendak membawa hasil tangkapan ke Pelabuhan,” ujar pria paruh baya ini.

Sementara itu, Dansatgas II Tim Bakorkamla Manado, Kombes Pol A Lubis, ketika dimintai tanggapan terhadap dugaan adanya pungli ini, mengaku belum menerima informasi ini. Diakuinya bahwa yang ia terima hanya soal dugaan pungli di wilayah Ambon dan hal itu telah disampaikan ke Polda Maluku.

”Untuk pungli yang terjadi di Kota Bitung hingga kini belum ada laporan.Dan silahkan lapor jika ada oknum yang melakukan pungli, dan akan ditindaklanjuti. informasi ini juga akan ditindaklanjuti dalam pertemuan Bakorkamla yang digelar dua bulan sekali,”ucapnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading