Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Obe Nekad Gantung Diri di Kamar Mandi Mapolsek Bitung Utara

Staff Manado Today   |   27 Juli 2011 – 21:54 WITA

Bitung Today – Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bitung Utara di kelurahan Pinokalan kecamatan Ranowulu, geger dengan aksi nekad Yusuf Lewu alias Obe (42) warga Kelurahan Danowudu Kecamatan yang sama, setelah ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi Mapolsek tersebut, setelah korban sebelumnya diperiksa polisi sebagai saksi atas menghilangnya seorang bocah bernama Sulistya Djafar (9) tetangganya. Bitung Utara.

Informasi yang dirangkum menyebutkan aksi nekat ini diperkirakan terjadi Rabu (27/07) pagi tadi sekitar pukul 07.00 Wita. Korban ditemukan tergantung dengan tali nilon yang diikatkannya pada balok kayu loteng, kamar mandi.

Terungkapnya peristiwa gantung diri itu berawal, ketika pagi itu seorang warga datang untuk memberikan laporan yang setelahnya yang bersangkutan minta ijin untuk ke kamar mandi. Namun ketika sampai ke kamar mandi saksi mendapatkan bahwa pintu dalam keaaan terkunci, sehingga ia kembali menemui petugas untuk meminjam kunci kamar mandi tersebut.

Sang petugas pun menyatakan bahwa pintu tersebut tidak pernah tertutup karena diperuntukan untuk umum. Saat itu juga sang petugas dan saksi bersama-sama menuju Kamar mandi untuk memastikan. Si Petugas kemudian membantu mengetok pintu seraya memanggil siapa yang berada di dalam kamar mandi.

Penasaran tidak ada yang menyahut, petugas langsung mendobrak pintu. Sontak saja situasi kemudian menjadi ribut, karena keduanya terperanjat dan kaget tubuh korban tergantung dengan sutas tali dengan lidah menjulur keluar

Kapolres Bitung, AKBP Satake Bayu SIK melalui Kapolsek Bitung Utara, AKP Fenty Kawulur ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. “Penyebab korban mengakhiri nyawanya dengan gantung diri kini masih diselidiki,” terang Kawulur.

Sementara keberadaan korban di Mapolsek, menurut Kawulur, adalah menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas peristiwa hilangnya warga, yang dilaporkan, tapi berhubung aktu itu sudah larut malam, korban terpaksa tidak dipulangkan dan menginap di ruang Mapolsek. “Korban pada Rabu pagi terlihat duduk di ruang tanu Polsek dan tidak ditahan karena hanya diambil keterangannnya sehingga bebas keluar masuk,” jelas Kawulur.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi kemudian membawa jazad Obe ke RSUP Prof Kandouw Malalayang untuk dilakukan otopsi.(lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading