Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Hukum dan Kriminal

Oknum Jaksa Dituduh Terima Rp 20 Juta

Redaksi Manado Today   |   1 Juli 2010 – 20:16 WITA

Manado Today – Karena tidak puas dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim, sang korban Selfi Tindi kemudian menuduh oknum JPU SK alias Sherly telah menerima uang sebesar Rp 20 Juta dari terdakwa IL alias Ivone. “Adik terdakwa yang bernama Angel, pernah sms kepada saya dia bilang ibu jaksa sudah terima uang Rp 20 juta,” tuturnya.

Mendengar hal ini Sherly langsung membantah dan bersumpah bahwa dirinya tidak pernah menerima uang dari terdakwa. Tuduhan korban tersebut berdasar tuntutan JPU kepada terdakwa dianggap ringan karena hanya 1 tahun. “Deng cuma pancuri ayam 6 bulan penjara kong kita yang so tipu ratusan juta itu terdakwa cuma bebas,” tutur korban.
Diketahui bahwa Majelis Hakim Rika Pandegiroth SH MH menjatuhkan vonis 6 bulan penjara, karena terdakwa dalam keadaan hamil maka dibebaskan dari kurungan dan diganti dengan hukuman percobaan selama 1 tahun.
Padahal korban telah dirugikan Rp 103 juta. Anehnya lagi JPU hanya mencantumkan kerugian sebesar Rp 49 juta padahal uang yang dikembalikan terdakwa hanya sebesar Rp 1 Juta, dan bahan bangunan yang jika ditotalkan tidak seimbang dengan kerugian korban. (irwan)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading