Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Ekonomi dan Keuangan

Operasi pasar Siap Digelar Pemprov Sulut

Staff Manado Today   |   21 Juli 2011 – 09:57 WITA

Manado Today – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap menggelar operasi pasar beras guna menekan kenaikan harga beras yang mulai dirasakan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

“Petunjuk operasi pasar beras dari pemerintah sudah ada, dan saat ini tinggal menunggu koordinasi dengan pihak Perum Bulog Sulut,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Sanny Parengkuan di Manado.

Janny mengatakan, kendati sudah ada persetujuan operasi pasar, tetapi dalam pelaksanaannya harus memperhitungkan efektivitas kegiatan ini terutama tingkat pembelian masyarakat.

“Masyarakat Manado dan daerah lainnya, lebih memilih beras kelas medium keatas saat hari besar keagamaan, sementara beras Bulog kualitas medium, karena itu operasi pasar harus matang pertimbangannya baru dilaksanakan,” kata Janny.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Sulut, Noldy Tumigolung mengatakan, Bulog siap menggelar operasi pasar, tetapi sampai saat ini belum ada permintaan resmi dari pemerintah daerah.

“Bila ada permintaan, maka Bulog siap menggelontorkan beras di titik pengecer, namun memang perlu dipertimbangkan kondisi yang tepat,” kata Noldy.

Pendistribusian beras untuk operasi pasar membutuhkan biaya pengangkutan yang cukup besar, karena itu pelaksanaan kegiatan ini harus benar-benar efektif, artinya beras untuk dijual murah ke masyarakat harus laku.

“Kita tidak ingin beras akhirnya dikembalikan ke gudang karena tidak laku dibeli masyarakat,” kata Noldy.

Sejumlah pedagang beras di Pasar Bersehati Manado, mengatakan, semua jenis beras di pasar tradisional tersebut mengalami kenaikan rata-rata Rp500 per liter dalam sepekan terakhir ini.

Para pedagang mengatakan, kenaikan harga beras terjadi produksi beras yang tidak sebanyak perkiraan semula akibat kegagalan panen di beberapa daerah sentra beras di Indonesia.

“Daerah sentra beras di pulau Jawa banyak yang tidak berproduksi maksimal karena banjir dan bencana alam lainnya beberapa waktu lalu, akibatnya di saat masa paceklik sekarang ini justru stok kurang, sementara disisi lain permintaan mulai meningkat, maka imbasnya harga naik,” kata Didi, salah seorang pedagang beras di Manado.

Harga beras di pasar Bersehati Manado, untuk superwin mutu terbaik naik ke hingga Rp9000 per kilogram dari sebelumnya Rp8.500 per kg, demikian juga beras kelas medium dari Rp7.500 per Kg menjadi Rp8.000 per Kg. (ann/jw)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading