Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Bitung, Hukum dan Kriminal

Operasi Pekat Bitung Jaring Dua Pasangan Selingkuh dan Lima ABG Asal Tondano

Aldy Monareh   |   26 November 2011 – 22:02 WITA

Diduga Akan Dikirim Sebagai PSK di Luar Daerah
Bitung, MTC – Operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Polres Bitung, berhasil menjaring dua pasangan selingkuhan dan lima ABG asal Tondano yang diduga hendak dikirim ke luar Sulut untuk dipekerjakan sebagai Perempuan Seks Komersil (PSK).
Operasi yang digelar sejak pagi hingga sore hari, Sabtu (26/11/2011) yang dipimpin oleh Ipda J Imanuel Nissi, pasangan selingkuhan yang terjaring adalah WNA asal Philpina Albert Cataduan (32) tanpa Identitas resmi dari pihak Imigrasi, yang terjaring sedang berduaan dengan seorang perempuan berinisial MR alias Marina (32) warga Tandurusa yang adalah Ibu Rumah Tangga (IRT), di rumah penginapan Keurahan Pateten.
”Saat diinterogasi WNA Filipina ini mengaku Anak Buah Kapal (ABK) Patemang Raya, namun tak mempu menunjukkan dokumen keimigrasian,” ujar Nissi yang memimpin operasi Pekat ini.
Dalam operasi selenjutnya di Penginapan yang terletak di kawasan Girian, juga didapati pasangan bukan suami istri dalam satu kamar, yakni DR alias Dian (32) Warga Kauditan dan AP (4O) Warga Bitung Tengah.
”Pasangan ini sudah diambil keterangan serta mengaku tidak akan mengulangi perbuatan tercela itu. Dan sudah dipulangkan setelah diberi pembinaan,” ujar Nissi.
Disamping kedua pasangan selingkuh operasi ini juga berhasil menjaring 5 ABG yang rata-rata masih dibawah umur 15-17 tahun, warga Tondano, yang masih berstatus siswa. Ketika dijaring disebuah penginapan Girian Atas, kelima ABG ini sedang bersama seorang lelaki JM alias Jenly asal Tondano namun kini telah bermukim di Kema. Kelima ABG ini TS alias Niki (15) asal Kiniar, PR alias Peti (15) warga Kiniar Tondano, CS alias Claudi (17) asal Tondano, KM alias Nigi (17) warga Kiniar Tondano, dan KI alias Karen (15) asal Tondano.
Dalam pengakuan kelimanya, mereka terpaksa menginap karena kendaraan yang mereka tumpangi mogok.
”Awalnya kelima ABG ini dicurigai akan dikirim ke luar daerah untuk dipekerjakan sebagai PSK. Namun dari pengakuan mereka datang di Bitung hanya untuk berlibur,” ujar Nissi.
”Tapi karena mereka tidak dilengkapi identitas atau tanda pengenal, maka mereka terpaksa digelandang ke Polres Bitung untuk diambil keterangannya,” tambahnya. (lou)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

One Response »

  • Hanny mengatakan:

    Untuk pengiriman gadis yg di sinyalir dijadikan PSK. Aparat yg berwenang kiranya terus mengawasi tempat pemberangkatan seperti Pelabuhan Bitung dan Bandara Samrat. carannya langsung periksa perempuan yg mencurigakan

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading