Iklan Layanan Manado
Minahasa

Bitung

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Tomohon

Utama » Minahasa Selatan

Operasional Bendi di Amurang dan Tumpaan Perlu Diatur

David Masengi   |   28 Januari 2012 – 22:11 WITA
Bendi di Amurang

Bendi, alat transportasi tradisional yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman

Amurang, (manadotoday.com) – Seiring perkembangan Ibu Kota Minahasa Selatan yakni Amurang dan sekitarnya, perlu diikuti pengaturan sarana transportasi khususnya bendi. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri sarana transportasi tradisional tersebut mulai mengganggu arus lalu lintas di Amurang dan Tumpaan. Makanya, perlu aturan yang jelas.
“Alangkah baiknya bendi-bendi ini juga diatur lewat Perda. Agar pengendaranya tidak seenaknya dan mengganggu arus lalu lintas yang berpotensi kecelakaan,” ujar pemerhati lingkungan hidup Minsel Jonhy Kumayas kepada manadotoday Sabtu (28/1/2012).
Pertimbangan lain, kotoran kuda yang ada berserakan di jalanan sangat mengganggu lingkungan.
“Hanya saja, kedepan bendi ini dapat digunakan sebagai alat transportasi tradisonal bagi pariwisata di Minsel,” pungkasnya.(ald)

Share Berita Ini ke : Facebook | Twitter | Digg


Komentar yang dikirimkan melalui form di bawah ini menjadi tanggung jawab pengirim| Manado Today berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca.

Kirim Komentar

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Loading